Vaksin Solusi Bersama Keluar Dari Pandemi Covid-19

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan pemaparanya dalam diskusi virtual FMB9 bertajuk 3M+3T:Jurus Jitu Atasi pandemi,Kamis,(11/2/2021).

Jakarta, info31.id –  Masyarkat harus siap di vaksin pada waktunya karena vaksin adalah solusi bersama untuk keluar dari pandemi covid-19.  Meski telah di vaksin, masyarakat juga harus tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Demikian  yang mengemuka pada diskusi diskusi virtual FMB9 bertajuk 3M+3T:Jurus Jitu Atasi pandemi,Kamis,(11/2/2021).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan vaksin adalah solusi bersama menghadapi pandemi covid-19.  Vaksinasi adalah salah satu bentuk intervensi dalam mengendalikan pandemic covid-19, dan 3 M dan 3T merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari vasinasi.

“Perlu kita ingat vaksinasi tidak mencegah kita untuk tertular, tetapi jika kemudian kita tertular, dengan adanya antibody tubuh kita bisa melawan virus tersebut, yang kemudian membuat kita jadi tidak sakit. Kalau pun sakit, sakitnya hanya ringan, jadi ingat penularan masih bisa terjadi meski sudah di vaksin,” ujarnya.

Siti Nadia menambahkan, pemerintah menghimbau masyarakat untuk siap divaksin pada waktunya, karena vaksinasi merupakan salah satu solusi bersama untuk keluar dari pandemic covid-19.  Masyarakat diminta jangan pernah ragu akan keamanan vaksin karena pemerintah telah menjamin vaksin aman bermutu dan berkhasiat serta halal.

“Walaupun kita sudah divakksin, tetap melaksanakan protocol kesehatan 3 M dan juga 3 T karena ini merupakan solusi kita bersama untuk keluar dari pandemi,” ujarnya

Ahli Epidemologi, FKM Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif  menuturkan vaksin bukan hal yang baru dan telah terbukti berhasil menyelamatkan nyawa manusia dari penyakit.  Dia mencontohkan keberhasilan vaksin Cacar.

Indonesia menurutnya, telah mengenal program vaksinasi sejak tahun 1956,  namun untuk menghilangkan cacar di Indonesia membutuhkan waktu kurang lebih 18 tahun, yaitu di tahun 1974 baru Indonesia dinyatakan WHO bebas dari cacar.

“Yang penting dipelajari dair kasus ini adalah bahwa tidak hanya adanya vaksin cacar, tetapi juga dibutuhkan adanya ketersediaan vaksin, peran serta masyarakat, kepemimpinan, dan juga gerakan masal yang bersedia divaksinasi dan ternyata itu berhasil,” jelasnya.

Syahrizal Syarif mengungkapkan, saat ini dunia telah maju dalam vaksinnasi, termasuk Indonesia. Di Indonesia sudah ada 8 jenis vaksin yang terprogram yang diberikan secara rutin dan gratis kepada anak-anak. Selain itu ada 13 vaksin pilihan lainnya, seperti meningitis dll.

“Vaksin bukan sesuatu hal yang baru, dan terbukti bahwa program vaksinasi telah menyelamatkan nyawa 2 sd 3 juta anak-anak di dunia,” imbuhnya.

Vaksinasi juga covid-19 adalah jenis penyakit yang jika seseorang terkena dan sembuh, membuat penderitanya tidak kebal permanen terhadap penyakit ini. Berbeda dengan campak atau rubella, anak-anak yang terkena campak, jika sembuh akan memiliki kekebalan yang permanen.

“Karenanya peranan vaksinasi jadi sangat penting sekali. Jadi kita yang rentan ini jika mendapat vaksin dan kemudian terbentuk kekebalan tubuh,” pungkasnya.

1,2 juta Tenaga Kesehatan Telah Divaksinasi

Sejak program vaksinasi dilaksakan pemerintah tahun ini, sebanyak 1,2 juta tenaga kesehatan telah menerima vaksinasi Covid-19. Target pemerintah, 1.468.764 tenaga kesehatan di Indonesia harus divaksinasi Covid-19.

“Sebenarnya yang sudah mendapatkan vaksinasi itu sekitar 1,2 juta,” kata Nadia yang juga menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes.

Nadia menjelaskan, vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan berjalan lancar. Namun, terdapat 10 sampai 15 persen tenaga kesehatan tidak dapat divaksinasi Covid-19 karena kendala penyakit penyerta atau komorbid.

“Banyak sekali sasaran vaksinasi Covid-19 itu tidak bisa mendapatkan vaksin karena masih ada penyakit komorbid, kondisinya masih demam, ada kondisi yang memang harus ditunda atau dibatalkan,” ujarnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here