The Best Sharia Bank Kembali Milik BNI Syariah

Jakarta – BNI Syariah kembali meraih The Best Sharia aset di atas 10 triliun, pada ajang Investor Awards 2018, di Soehanna Hall – The Energy Building, Jakarta, Kamis (23/8). Penghargaan ini berhasil dipertahankan selama lima tahun berturut-turut sejak 2013.

Acara tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi Majalah Investor terhadap perkembangan industri syariah yang berhasil meningkatkan performa bisnis dan membukukan kualitas kinerja baik. Mereka adalah industri perbankan, asuransi, multifinance, reksadana, obligasi serta akademisi dan tokoh – tokoh syariah.

Penilaian berdasarkan laporan keuangan tahun 2017 diantaranya CAR (capital adequacy ratio), NPF (non performing financing), ROE (return on equity), NIM (net interest margin), BOPO (beban operasional), cash provision, dan pertumbuhan laba bersih 1 tahun. Selain itu, dana pihak ketiga, pembiayaan, rasio utilisasi pembiayaan, prosentase pembiayaan mudharabah dan musyarakah, rasio penerimaan dana zakat infaq sedekah terhadap laba bersih serta rasio penggunaan dana qardh terhadap aset.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi amanah BNI Syariah untuk terus memberikan kinerja optimal kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. “Kami berharap dapat menjadi mitra kebaikan bagi nasabah untuk mewujudkan cita-citanya melalui perencanaan keuangan sesuai syariah”, ujar Firman, usai acara.

Karenanya, lanjut dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja baik dari sisi asset, akses dan penghimpunan pendanaan, pembiayaan berkualitas maupun layanan syariah yang menjangkau coverage masyarakat di kota dan sub-urban. “Ini merupakan komitmen yang terus kami jaga sehingga kontribusi kami terhadap perkembangan ekonomi syariah di Indonesia semakin nyata”, imbuhnya.

Dalam menghadapi tantangan perbankan syariah ke depan dan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, BNI Syariah terus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Antara lain sinergi layanan syariah melalui pemanfaatan 1.584 SCO (Sharia Channeling Outlet) BNI Induk yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Firman, dengan adanya SCO ini masyarakat diberikan kemudahan akses perbankan syariah dengan melakukan berbagai transaksi finansial dan non – finansial diantaranya pembukaan rekening tabungan BNI Syariah, aktivasi e-banking (sms banking, mobile banking, internet banking, ATM), setoran dan penarikan tunai. Selain itu, dilakukan literasi melalui program BOD Teaching, seminar dan publikasi, sedangkan untuk meningkatkan inklusi melalui aktivasi event dan program tematik.

Di sisi pembiayaan BNI Syariah melakukan sinergi pembiayaan produktif dengan BNI Induk diantaranya sindikasi untuk proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, rumah sakit dan fasilitas umum lainnya dengan tetap selektif dalam melakukan ekspansi bisnis di seluruh sektor. Tidak hanya itu, BNI Syariah juga mendukung pemerintah dalam penyediaan tempat tinggal yang layak, BNI Syariah telah bekerjasama dengan lebih dari 800 developer perumahan di seluruh Indonesia dengan menyediakan program 2 hari dapat rumah.

“Artinya masyarakat dapat memilih hunian yang diinginkan sesuai dengan prinsip – prinsip syariah. Alhamdulillah produk BNI Griya IB Hasanah BNI Syariah mendapat apresiasi Golden KPR Bank Umum Syariah selama 5 tahun berturut – turut sejak tahun 2013,” ujarnya.

Dari sisi dana, BNI Syariah berupaya meningkatkan dana murah salah satunya Tabungan BNI Baitullah IB Hasanah melalui program Indonesia Berhaji “Hajiku Hasanahku”. Dengan adanya program ini, BNI Syariah mengajak masyarakat untuk merencanakan keuangan yang baik untuk persiapan Haji dimulai sejak usia dini. Sebuah program perencanaan keuangan yang baik dan komitmen untuk merealisasikan niat untuk berhaji.

“BNI Syariah juga siap memudahkan masyarakat untuk mewujudkan cita-citanya ke Tanah Suci sedari muda melalui program Indonesia Berhaji. Program Indonesia Berhaji akan dirangkai dalam beberapa program menarik dengan mendapatkan undian pemenuhan porsi setoran awal haji regular maksimal Rp 20 juta untuk 5 pemenang”, tambah Firman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here