Terapkan Norma Agama Saat Berselancar di Medsos

10
ilustrasi konten digital

DELI SERDANG, Info31.id – Internet melakukan komunikasi untuk memenuhi kebutuhan, memperluas koneksi, personal branding, kegiatan bisnis, jodoh, dan mencari hiburan. Konten positif biasanya berisi inspiratis, edukatif, informatif, entertaint.

“Agar internet aman, pengguna harus waspada terhadap malware virus dengan membatasi informasi keluarga,” ujar Chika Audhika, Co-Founder & CMO of Bicara Project, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Melawan Pelecehan Seksual di Dunia Digital”, Kamis (30/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden RI Jokowi dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memberi sambutan dan mendukungan Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurut Chika Audhika, ciri-ciri akun medsos sedang terancam, tiba-tiba Log Out Accout dan mendapat SMS OTP adanya postingan asing terkirim. Adapun jenis ancaman yang mengintai adalah keamanan email, keamanan data pribadi, SIM Swap.

“Check di www.haveibeenpwned.com untuk memeriksa apakah email kita pernah bocor data nya atau tidak. Agar keamanan akun terjaga, sebaiknya kita bijak menggunakan sosial media, pakai password yang kuat, dan pastikan alamat sosial media benar. Kemudian, lakukan dua way verification yaitu hindari penggunaan wifi public dan jangan klik sembarangan,” paparnya.

Penari & Entertainer, Ribka Priskila Rompis, membagikan pengalaman melawan pelecehan seksual di dunia digital. “Kita hidup sebagai masyarakat digital, maka berhati-hati dalam memberikan komen, sharing. Gunakan norma-norma agama dalam berselancar. Hati-hati di jebak oleh oknum jahat dan kita terkena pelecehan seksual, oleh karena itu di butuhkan perlindungan diri di dunia online,” pungkasnya.