Tak Sepenuhnya Masyarakat Sadar Akan Keamanan Data Pribadi

13

DELI SERDANG, Info31.id – Data adalah aset atau komoditas bernilai tinggi di era ekonomi digital. Namun belum sepenuhnya masyarakat sadar akan pentingnya melindungi data pribadi. Tak heran, bila pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data pribadi makin banyak terjadi.

“Data pribadi penting untuk dilindungi karena menyangkut hak asasi dan privasi,” ungkap M. Deni Kurniawan Pohan, Jaka Intelegensi Kota Medan 2019, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Memahami Pentingnya Data Pribadi”, Kamis (30/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden RI Jokowi dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memberi sambutan dan mendukungan Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurut Deni Kurniawan, kebebasan berekspresi adalah hak mengekspresikan ide-ide dan opini tanpa hambatan melalui ucapan, tulisan maupun komunikasi bentuk lain. Tapi, semua dilakukan dengan tidak melanggar hak orang lain.

“Karena itu pengguna media sosial harus memiliki digital ethics, yaitu kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital atau netiquet dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Dalam Key Opinion Leader, Alifia Marsella, Influencer membagikan pengalaman tentang manfaat dunia digital yang bisa meningkatkan branding, memperluas koneksi, dan memperkuat bisnis. Literasi Digital ini sangat mendukung, agar para pengguna jejaring lebih positif dalam bermedia sosial. “Marilah bijak dalam menggunakan internet, agar Indonesia makin cakap digital,” pungkasnya.