Sentra Timur Hunian Idaman di IPEX 2018

Jakarta – Isu penataan kota dengan pembangunan infrastruktur transportasi publik multimoda ditambah ketersediaan lahan yang kian terbatas, menjadi sangat seksi untuk terus digelorakan sehingga kian melambungkan harga rumah di tengah tingginya demand hunian di Ibukota.

Karenanya, memiliki hunian idaman saat ini di Jakarta bukan perkara mudah bagi masyarakat suburban yang berpenghasilan menengah apalagi rendah. Namun tak perlu khawatir, sebab kini banyak pengembang menawarkan hunian terjangkau dengan fasilitas serba ada. Masyarakat tinggal memilih dan memilah saja, mana hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kocek.

Terkait dengan hal itu, Sentra Timur Superblok, di bilangan Pulogebang, Jakarta Timur, menjadi salah satu proyek yang patut dipertimbangkan sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan hunian idaman bagi masyarakat suburban.

“Kami hadir di Indonesia Property Expo, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada 4 – 11 Januari 2018, guna membantu memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hunian idaman,”  ujar Windoko, Project Director Sentra Timur Superblok.

Dia menjelaskan, pada ajang pameran tahunan  industri properti itu pihaknya memasarkan Tower Sapphire Sentra Timur Residence – bagian dari tujuh menara hunian yang akan dikembangkan di kawasan Sentra Timur Superblok seluas 40 hektar. Proyek ini menawarkan beberapa kelebihan yang mungkin saja tidak dimiliki apartemen lain di kelasnya. Antara lain adalah lokasinya yang berada di pusat Pemerintahan Kota Jakarta Timur.

Saat ini kawasan tersebut menjadi satu-satunya wilayah yang paling diincar oleh masyarakat suburban maupun investor. Sebab, lokasinya yang strategis, bersebelahan langsung dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP), Kawasan Berikat Nusantara (KBN) serta hanya selangkah ke Central Business District (CBD) Jakarta Timur. Di sana, terdapat pusat pusat perbelanjaan terbesar, yakni AEON Mall.

Hal itu, lanjut Windoko, sesuai menambah kekuatan  konsep yang canangkan pengembang Sentra Timur Superblock, yaitu pelopor Transit Oriented Development (TOD) di Jakarta Timur. Sebagai kawasan hunian berbasis TOD, tentu memiliki infrastruktur transportasi terbaik dan terlengkap di Jakarta.

Tidak heran bila masyarakat telah dapat menikmati akses jalan bebas hambatan yang terhubung langsung dengan Tol JORR dan Tol Akses Tanjung Priok, fasilitas terminal bus termegah se-Asia Tenggar (Terminal Terpadu Sentra Timur, Pulogebang), Busway Transjakarta koridor XI, KRL Commuterline, dan Light Rapid Transit (LRT).

“Kelebihan lain, terkait aspek legalitas yang jelas sehingga hak-hak kepemilikan hunian konsumen dapat terjaga dengan baik. Sebab, Sentra Timur Residence dibangun oleh pengembang terpercaya dan berpengalaman, yang merupakan perusahaan sinergi antara Perumnas dengan PT. Bakrie Pangripta Loka. Kami sangat aware akan legalitas kepemilikan,” tegasnya.

Sentra Timur Residence adalah apartemen pertama di Jakarta Timur yang telah pecah sertipikat. Dimana, setiap pemilik unit apartemen dapat langsung mendapatkan sertipikat strata tittle atau Sertipikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) setelah menyelesaikan kewajibannya sebagai pembeli.

Sedangkan terkait nilai investasi, Sentra Timur Residence memberikan keuntungan return on investment (ROI) cukup tinggi. Bayangkan, sejak pertama dikembangkan pada tahun 2008 sampai sekarang Sentra Timur Residence telah mengalami kenaikan harga jual hingga 400%. Saat awal dipasarkan sekitar Rp90 jutaan, kini harga apartemen pada Tower Sapphire  sudah mencapai Rp350 jutaan per unit.

Pada pembangunan tahap pertama Sentra Timur Residence telah berdiri 6 menara hunian, dengan total 2.357 unit apartemen dan kios. Kini di kawasan ini telah dihuni oleh sekitar 2.000 Kepala Keluarga. “Saat ini kami tengah memasarkan 607 unit Tower Sapphire yang merupakan bagian dari 5 tower tahap kedua denhan total 2.032 unit apartemen dan kios. Adapun harga yang ditawarkan mulai dari Rp350 – 800 juta per unit,” papar Windoko.

Pada IPEX kali ini Sentra Timur Residence menargetkan pendapatan sekitar Rp25 miliar. Selama pameran berlangsung, ditawarkan promo DP 0 Rupiah dan siap huni bagi pembelian unit eksklusif Sapphire Tower yang hanya tersisa kurang dari 25%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here