Sebelum Belanja, Teliti Reputasi Situs Perdagangan Oline

9

BANYUASIN, Info31.id – Seiring dengan perdagangan oline yang semakin menggelobal, pelaku bisnis harus menyusun data dan bukti transaksi dengan benar. Kementrian Perdagangan membolehkan para pihak yang mengalami sengketa untuk memilih kaidah hukum perdagangan internasional.

“Dalam belanja online kita pun harus tahu etika bertransaksi yang aman dan nyaman,” kata Ria Wilastri, Kepala SMAN 1 Sembawa Banyuasin Sumatera Selatan, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Aman Saat Belanja Online”, Senin (20/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru dan Bupati Banyuasin, Askolani.

Menurutnya, situs perdagangan online juga harus memiiliki trustmark seiring dengan ketentuan perdagangan internasional. Dengan begitu, konsumen akan merasa lebih aman saat berbelanja di situs tersebut.

Sementara itu, Rullyana P. Mamengko, Dosen UNY & Asesor berbagi tips aman saat belanja oline, yaitu masyarakat harus mengunakan password online shop yang kuat dan unik denga cara kombinasi huruf, angka, dan tanda baca. Kemudian, rutin mengganti password.

Setelah itu, lakukan analisa terhadap online shop: manfaatkan google, cari tahu reputasi penjual, pastikan online shop dapat dipercaya, dan pilih toko yang direkomendasikan. “Tidak lupa, cermati harga yang ditawarkan: cek harga yang ditawarkan masuk akal atau tidak, waspada terhadap barang yang sangat murah, periksa harga total,” terangnya.

Dalam Key Opinion Leader, Ridzky Surya, Public Figure menambahkan, ketika masyarakan akan belanja online benar-benar harus teliti membaca deskripsi produk dan terpenting harus melihat referensi dari testimoni atau ulasan para pembeli sebelumnya.

“Pilih pembayaran yang paling aman dengan manfaatkan layanan COD dan gunakan rekening bersama. Jangan pakai WIFI publik untuk transaksi keuangan karena beresiko pada keamanan data pribadi. Jika terdapat notifikasi transaksi yang tidak diketahui, segera hubungi pihak bank bersangkutan,” pungkasnya.