SDG Academy Indonesia Dorong Peningkatan Kapasitas dan Kolaborasi Pelaksanaaan SDG

Jakarta  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Tanoto Foundation, dan Badan PBB untuk Pembangunan (UNDP), meluncurkan Sustainable Development Goals (SDG) Academy Indonesia.

Peluncuran ini dilakukan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation Anderson Tanoto, dan Resident Representative UNDP Indonesia Christophe Bahuet, di SDGs Annual Summit 2019, di Hotel Fairmont Jakarta.

SDG Academy Indonesia bertujuan untuk membangun karakter kepemimpinan, kemampuan manajemen dan pembuatan kebijakan, serta pemahaman mengenai isu-isu SDG bagi para peserta sehingga mampu untuk memberikan solusi inovatif.

Bagi peserta institusi, SDG Academy Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kapasitasnya dalam mengembangkan atau memengaruhi kebijakan terkait SDG serta dapat mengimplementasikan program SDG. Selain itu, institusi juga dapat meningkatkan dan memperluas kolaborasi antar organisasi dan lembaga mengenai isu-isu SDG.

Bambang Brodjonegoro mengungkapkan,
Pemerintah sangat serius dalam mewujudkan dan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama dengan organisasi kemasyarakatan dan sektor swasta menginisiasi SDG Academy Indonesia, sebuah program pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“SDGs Academy ini akan berperan sebagai SDGs Knowledge Hub di Indonesia,” ujar Bambang Brodjonegoro,” katanya Salam keterangan pers, Rabu,(9/10/2019).

Sementara itu, Anderson Tanoto mengatakan, sesuai dengan prinsip inklusivitas dan ‘no one left behind’ dari SDG bahwa pembangunan merupakan tanggung jawab bersama.

Tanoto Foundation, lanjutnya,  berperan sebagai katalis kemitraan, baik dengan pemerintah, swasta, maupun mitra pembangunan lainnya untuk berkolaborasi mencapai tujuan-tujuan dalam SDG.

“Ini merupakan wujud komitmen Tanoto Foundation dalam mengimplementasikan SDG  yang ambisius, transformatif, dan universal dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan untuk semua,” jelasnya.

Sementara Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Christophe Bahuet mengatakan, Akademi SDG memberikan plaform pembelajaran dan kurikulum yang  inovatif.
“Ini adalah respons kami untuk memenuhi tantangan untuk mempercepat kemajuan menuju SDG.,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here