Saatnya Promosikan Desa Wisata di Medsos

12
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.(Foto : Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo).

Musi Banyuasin, Info31.id – Memajukan pariwisata desa melalui media digital seperti video, memungkinkan pemirsa mengalami liburan virtual. Gunakan blog percakapan ramah untuk berbagi wawasan tentang wilayah, lalu tulis artikel yang menyoroti pengalaman otentik setiap pengunjung. Kemudian, gunakan daftar periksa dengan tip berguna tentang adat istiadat setempat.

“Setelah itu, distribusikan dengan menggunakan konten di Facebook, Twitter, dan situs media sosial lainnya,” ungkap M. Tanggap Sasmita, Dosen Politeknik Pariwisata Lombok, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Transformasi Pariwisata di Era Digital”, Senin (27/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru, dan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Ketua Kompetensi Keahlian Perhotelan Sekayu, Hamila Santi, menjelaskan, pariwisata adalah serangkaian kegiatan dan aktivitas perjalanan yang dilakukan oleh manusia, baik perorangan maupun berkelompok, dari satu tempat ke tempat lain secara sementara dengan tujuan untuk mendapatkan keseimbangan, kedamaian, ketenangan, keserasian, dan kebahagiaan jiwa.

Bisnis pariwisata sendiri merupakan usaha penyediaan barang dan jasa bagi pemenuhan kebutuhan wisatawan dan penyelenggaran pariwisata. Usaha jasa pariwisata antara lain, biro perjalanan wisata, jasa konvensi, perjalanan insentif, pameran jasa konsultasi pariwisata, dan jasa Info pariwisata.

Usaha fasilitas pariwisata diantaranya hotel melati, persinggahan karavan, angkutan wisata, jasa boga dan bar. Adapun kawasan pariwisata, rekreasi dan hiburan lazim seperti taman rekreasi, gelanggang renang, padang golf, gelanggang bowling, rumah billiard, panti mandi uap, ketangkasan, desa wisata dan jasa hiburan rakyat. “Usaha jasa objek wisata, seperti wisata budaya, wisata minat spesifik dan wisata alam yang memerlukan keahlian dan keterampilan khusus,” pungkasnya.