Ristorante Pianta, Restoran Italia dengan Konsep Kasual Sajikan Beragam Pasta Terbaik

52
Ristorante Pianta. (Foto:info31.id/pool/dok.Rahmat).

JAKARTA,info31.id – Masakan Italai banyak disukai masyarat Indonesia lantaran rasanya yang enak dan cocok buat sebagian besar lidah orang Indonesia. Sebut saja, pizza, spaghetti dan aneka pasta lainnya yang namanya sudah lekat dengan telinga kita.

Namun untuk menikmati berbagai macam makan itu di sebuah restoran Italia, kadang kita harus mengorek kocek dalam-dalam, lantaran harganya yang tidak murah.

Selain itu, restoran Italia pada umumnya menggunakan konsep fine dining atau perjamuan makan bernuansa resmi.

Baca Juga: Bittersweet by Najla, Dessert Cafe yang Populer di Medsos

Namun tidak dengan restoran Italia yang satu ini, “Ristorante Pianta” namanya. Restoran yang terletak di kawasan Jl. Teluk betung, Tanah Abang, Jakarta Pusat ini justru hadir dengan konsep kasual.

“Jadi konsep restoran ini, bagaimana caranya menikmati makanan Italia dengan harga terjangkau tapi enak dan tempatnya nyaman, cozy, dan siapa saja bisa datang, karena kalau di  Italian Restoran umumnya ke fine dining,” ujar Silvia Wiajaya, Founder Ristorante Pianta” dalam acara grand opening, Minggu, April 8, 2022.

Restoran kasual pada umumnya memang memberikan suasana lebih santai dan biasanya menjual menu dengan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan restoran fine dining. Menurut Sivia, menu yang disajikan tidak berbeda dengan restoran Italia lain. Namun, sesuai dengan konsepnya, menu – menu di Ristorante Pianta ini memang lebih afordable harganya.

“Rata-rata menu disini Rp 70 rb sd Rp 120 ribu, hanya ada dua item saja yang mahal, karena dari basic bahanya mahal,” ujarnya.

Menu Pasta menjadi unggulan Ristorante Pianta, seperti Peperoncino, pasta udang yang dimasak dengan minyak olive murni dicampur dengan bawang putih, kubis dan cabai. Ada juga Nero Squid Ink, menu special pasta dengan saus cumi, tomat dan campuran sayuran.

“Menu pada umumnya sama, tapi varian dari spagehtti dan pasta kami lebih banyak, kita juga tidak mengikuti spaghetti yang biasanya rebusannya lunak, tapi bener-bener bikin yang rasa kita, jadi tengah-tengahnya masih keras,” jelasnya.

Seluruh menu di Ristorante Pianta diracik oleh Chef Nakamura, chef asal Jepang itu, lanjut Silvia, pernah menetap di Italia selama 15 tahun dan mendalami kulier Italia di negerinya langsung.

Sekembalinya dari Italia, dia kembali ke Jepang dan sempat bekerja di salah satu restoran Italia yang pastanya sangat terkenal dan franchisenya juga ada di Indonesia.

“Chef Nakamura punya visi yang berbeda dengan konsep fine dining, dia ingin lebih explore ke pasar rakyat, dari sana dia mau develop saus, dan lainnya,” ujar Silvia.

Silvia menambahkan, seluruh sayuran yang digunakan dalam menu di restoran ini menggunakan sayuran organik yang diambil langsung dari para petani.

Ditepat yang sama, Seno Sugiarto, Co founder Ristorante Pianta yang juga seorang seniman dan musisi menuturkan, dirinya bergabung mendirikan Ristorante Pianta lantaran makanan Italia salah satu makanan vaforitnya, dan rasanya memang bisa diterima di lidah orang Indonesia.

“Saya lama tinggal di luar negeri, dan makanan Italai salah satu makanan favorit saya,” ujarnya.

Seno dikenal sebagai perindiri Asian Roots Band, grup musik reggae ledendaris asal Indonesia yang bediri tahun 1985. Dengan latar belakang seni yang dimilikinya, Seno menyebut dirinya lebih banyak mengeksplore sisi seni untuk disajikan di Ristorante Pianta.

“Setiap dua kali dalam sepekan kita ada live music, dan ada event-evet tertentu yang kita lakukan seperti pirate night dan lainnya,” pungkasnya.