Raja Sapta Oktohari Ditunjuk menjadi Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi Sanksi WADA

12
Raja Sapta Oktohari ditunjuk menjadi Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi Sanksi WADA. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kemenpora)

JAKARTA, info31.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menunjuk Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi berkenaan sanksi WADA terhadap LADI yang berdampak besar terhadap keikutsertaan Indonesia dalam perhelatan olahraga internasional.

Usai penunjukkan dan akan segera di SK-kan setelah komposisi tim lengkap, ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan pemerintah sekaligus meminta dukungan semua pihak.

“Terima kasih atas kepercayaan pemerintah, mohon dukungan semua pihak agar akselerasi dan investasi dapat berjalan dengan cepat,” kata Okto.

Untuk akselarasi, yakni percepatan komunikasi dengan WADA dan pihak-pihak terkait, langkah pertama akan meminta informasi dan mendalami segala data dari LADI.

“Pak Menpora, untuk langkah pertama saya butuh waktu satu bulan guna menggali data-data dari LADI, selanjutnya akselerasi komunikasi segera dapat dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga: Gerak Cepat Sikapi Sanksi WADA, Menpora Bentuk Tim Akselerasi dan Investigasi

Adapun tentang investigasi untuk mencari tahu lebih jauh apa sebenarnya yang terjadi, mengapa bisa terjadi, dan siapa yang harus bertanggung jawab, tim akan menggandeng pihak-pihak yang berkompeten.

“Untuk investigasi saya akan melibatkan semua pihak-pihak yang memiliki kompetensi sehingga semua bisa jelas. Sekali lagi terima kasih atas kepercayaannya dan mohon dukungannya sehingga percepatan pencabutan sangsi dapat segera terwujud,” tutupnya.

Nah, ketika ada pertanyaan dari awak media kepada Menpora apakah terkait investigasi bagi yang menjadi penyebab terjadinya hal ini dapat dibawa ke ranah hukum, dengan tegas disampaikan akan dilihat sejauh mana hasil investigasi.

“Perihal investigasi, tadi Pak Okto menyampaikan akan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten. Jadi kita menunggu hasilnya, bila ada pihak penyebab yang harus bertanggung jawab, dan bisa saja sampai ke ranah hukum, kita lihat nanti,” pungkas Menpora.