Privasi dan Keamanan di Dunia Digital

10
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.(Foto : Info31.id/Pool/Kemenkominfo).

NAGAN RAYA, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Rabu (8/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Aceh yaitu, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Privasi dan Keamanan di Dunia Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang pentingnya fitur keamanan digital adalah untuk menjaga dan mencegah penyalahgunaan akses maupun pemanfaatan data dalam system teknologi informasi dari seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses maupun memanfaatkan data dalam sistem tersebut. Ada 3 alasan kenapa keamanan data atau data security itu penting, mencegah potensi kerugian material, mengurangi resiko penyalahgunaan informasi, dan memperkecil peluang tindakan kriminal.

Untuk menghindari ancaman keamanan digital kita perlu jaga etika dan tata bahasa, jangan asal posting konten, filter akun-akun yang diikuti, tak perlu detail mencantumkan informasi, lindungi privasi, dan selalu waspada dan jangan langsung percaya, menurut Ersan Suria Pranoto, BA Hons., M.Sc sebagai Dosen Luar Biasa Jurusan Perhotel Akpar Enhaii Bandung.

Burhanis, S.Pi., M.Si sebagai Akademis atau Asisten Manajer Akses Pemasaran dan Unit Usaha Inkubator Bisnis Teknologi Univesitas Teuku Umar menambahkan, tantangan dalam dunia digital adalah etika. Etika merupakan kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari-hari.

Etika digital menuntun para pelaku komunikasi agar selalu memperhatikan kesesuian komunikasi serta norma dan azas dalam menyampaikan informasi yang tepat. Etika digital diperlukan agar gaya hidup mengalami perubahan, menjaga perasaan dan keselesaan pengguna lain, menghargai kekayaan intelektual, menjauhi tindakan asusila, bijak dalam menggunakan media sosial, dan tidak terpengaruh dengan ajakan radikalisme dan terorisme.