Pilkada Kuansing – Riau 2020, Elektabilitas Incumbent Terjun Bebas

Kuansing, Info31.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terbilang masih sekitar 11 bulan terhitung sejak hari ini. Namun, persaingan antar kandidat bakal calon Kepala Daerah di hampir seluruh wilayah tak terkecuali Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sudah mulai menghangat.

Menyoroti peta persaingan antar kandidat bakal calon Bupati/Wakil Bupati di Kabupaten Kuansing menjadi sangat menarik. Hasil survei dan poling dari berbagai lembaga riset menunjukkan bahwa terjadi persaingan ketat antara tiga kandidat Kepala Daerah, yaitu H. Halim (Wakil Bupati incumbent), Mursini (Bupati incumbent), dan Andi Putra (Ketua DPRD Kuantan Singingi).

Lebih menarik lagi, ketiga kandidat tersebut secara tegas telah menyatakan keseriusannya untuk ikut serta dalam perebutan ‘kursi panas’ Kuansing Satu, pada Pilkada Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, 23 September 2020. Hal itu dibuktikan dengan deklarasi pasangan oleh masing-masing kandidat.

Diketahui, H. Halim berpasangan dengan Komperensi, Ketua DPC PAN Kabupaten Kuansing yang juga anggota DPRD Riau 2019 – 2024. Kemudian, Andi Putra berpasangan dengan H. Rofingi, Ketua DPC NU Kabupaten Kuansing, dan H. Mursini berpasangan dengan Suhardiman Amby, mantan anggota DPRD Riau 2014 – 2019.

Persaingan politik pada Pilkada Kuansing 2020 dipastikan semakin seru dengan kehadiran pasangan Aherson dan Hj. Supriati. Kendati pasangan ini merupakan pendatang baru di bursa Pilkada Kuansing dengan tingkat popularitasnya masih rendah tetapi patut diperhitungkan oleh kandidat lain. Sebab, keduanya adalah salah satu tokoh yang telah malang melintang di dunia perpolitikan ‘Bumi Lancang Kuning’. Terbukti, keduanya sukses terpilih sebagai anggota DPRD Riau periode 2014 – 2019.

Hasil survei awal yang dilakukan sejumlah lembaga riset, antara lain LSI, Indobarometer, Populi Center, dan Komunika Research Center (KRC), periode 26 Oktober – 4 November 2019, menempatkan pasangan H. Halim – Komperensi pada posisi pertama, disusul posisi kedua Andi Putra – Rofingi. Selanjutnya posisi ketiga dan keempat masing-masing diisi oleh Mursini – Suhardiman Amby dan Aherson-Hj Supriati.

Bahkan, lembaga penelitian KRC berani merilis hasil survei lengkap berikut dengan besaran prosentase yang diperoleh masing-masing kandidat. Survei yang menggunakan metodologi multistage random sampling, margin of error 2 – 5%, dan tingkat kepercayaan 95% ini melibatkan 1.500 responden yang tersebar di 15 kecamatan seluruh Kabupaten Kuansing, dengan partisipasi masing-masing sebanyak 100 orang.

KRC menempatkan pasangan H. Halim – Komperensi pada posisi puncak dengan prosentase sebesar 33%. Untuk posisi kedua ditempati Andi Putra-Rofingi (27%) dan disusul pasangan Mursini-Suhardiman Amby (15%) serta Aherson-Hj Supriati (5%). Adapun responden yang belum menentukan pilihan mencapai 20% atau tingkat partisipasi pada Pilkada 2020 sebesar 80%.

Direktur Eksekutif KRC Mukhtar Kamil menyebut, angka partisipasi 80% meningkat signifikan dibanding saat Pilkada 2015, yang sebesar 73%. “Diharapkan, angka partisipasi ini terus meningkat hingga pelaksanaan Pilkada, 23 September 2020 mendatang. Sehingga, Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi yang terpilih menjadi lebih legitimate,” terangnya, di Jakarta, Rabu (6/11).

Menurut Mukhtar, dalam survei tersebut KRC juga melibatkan responden jenis kelamin laki – laki sebanyak 45% dan perempuan 55%, dengan rentang usia 18 – 60 tahun. Selain itu, memetakan tingkat pendidikan pada tiga jenjang, yaitu lulusan SD – SMP sebanyak 30%, SMA (50%) dan Perguruan Tinggi (20%).

“Hal itu menjadi amat penting guna memperkuat validitas survei. Dengan begitu, pengambilan data yang kami lakukan menjadi lebih akurat karena mayoritas responden memiliki jenjang pendidikan lebih tinggi. Ini merupakan komitmen kami dalam menyajikan hasil survei yang lebih independen dan tidak asal-asalan,” pungkas Mukhtar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here