Pertemuan Menag RI dengan Menteri Haji Arab Saudi Bahas Umrah bagi Jamaah Indonesia

33
Pertemuan Menag RI Yaqut Cholil Qoumas dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah, di Makkah, Senin 22 November 2021. (Foto: info31.id/Pool/Humas Kemenag)

MAKKAH, info31.id – Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas melakukan pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah, Arab Saudi, Senin 22 November 2021. Pertemuan tersebut membahas umrah bagi jamaah asal Indonesia.

Menag mengabarkan, pembicaraan dengan otoritas haji dan umrah Arab Saudi mengalami kemajuan yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Mekahh. Menteri Tawfiq mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah,” ujar Yaqut.

Hasil pertemuan Menag Yaqut dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Sebelumnya, tim dari Kementerian Agama (Kemenag) juga telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi.

“Kita sangat berharap semoga hal itu (pelaksanaan umrah bagi jamaah Indonesia) tidak lama lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Buku Tentang Islam Karya Dosen UIN Akan Terbit di Routledge Inggris

Lebih lanjut, Yaqut mengatakan, kedua belah pihak akan terus melakukan komunikasi secara intensif. Penyusunan skenario dan timeline pemberangkatan jamaah umrah, juga dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan sebagai aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan. Rumusan tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.

“Menteri Haji tadi mengapresiasi progres pembahasan awal yang sudah dilakukan Wakil Menteri Haji dengan tim Kemenag. Kita berharap semoga persiapan lanjutan, baik di Saudi dan tanah air, bisa segera selesai sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka,” ujarnya.

Selain penyelenggaraan umrah, pertemuan juga membahas upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang haji dan umrah. “Kami memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kerja sama seperti di bidang manasik haji atau penyuluhan secara terpadu,” pungkasnya.