Percepat Pembangunan Desa Wisata dengan Teknologi Digital

6

PASAMAN, Info31.id – Era serba digital berperan penting pada perubahan pariwisata dalam bidang teknologi, ekonomi, dan lingkungan. Indonesia memiliki konsep pembangunan desa wisata yang secara garis besar terbagi tiga produk unggulan berbasis budaya, alam, dan kreatif.

Demikian dikatakan Raden Muhamad Wahyu Agie Pradhipta, Dosen STP Trisakti Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Transformasi Pariwisata di Era Digital”, Selasa (28/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, memberikan sambutan pembuka dan mendukungan Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurut Wahyu Agie, desa wisata Indonesia sebagai implementasi keterhubungan multi dimensi yang holistik harus dapat mengedepankan konsep see, feel and explore sebagai dasar desa. Terdapat program promosi desa wisata di antaranya karakteristik desa wisata, keunikan yang dijual (activities), dan promosi berupa digital.

Untuk membangun pariwisata Indonesia lebih maju melalui digital desa wisata memperlihatkan alam seperti pemadangan, pertanian, perikanan, agro wisata, dan outdoor activity. Tak lupa juga budaya dan kuliner seperti atraksi, sanggar seni, kerajinan tangan, kudapan, minuman herbal, dan makanan khas tradisional.

Di masa pandemi sektor pariwasata mengalami penurunan yang cukup besar. Untuk meningkatkanya kembali Kemenparekraf mengadakan penerapan sistem CHSE, yang diartikan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.