Penuhi Empat Sukses di PON XX, Papua Bersiap Selenggarakan Lagi

15
Menpora Amali laporkan-PON Papua XX berjalan sukses. (info31.id/Pool/Bagus/Kemenpora)

JAKARTA, info31.id – Penyelenggaraan PON XX Papua 2021 berjalan dengan lancar, aman dan sukses. Tidak hanya itu, PON kali ini juga dinilai sesuai rencana dengan empat kesuksesan sekaligus yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi dan sukses administrasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam rapat bersama Kementerian dan lembaga terkait Evaluasi Pelaksanaan Pengamanan PON XX dan Rencana Pelaksanaan Pengamanan Peparnas XVI Papua 2021, ruang Nakula Gedung, Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (26/10) sore.

Menurut Menpora, sejak PON sebelum dimulai sudah dicanangkan empat suskes, yaitu suskes penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi dan sukses administrasi. Meskipun dalam perjalanannya ada beberapa hal yang tidak dapat diduga, namun secara keseluruhan sukses.

“Secara penyelenggaraan mulai dari pembukaan, pertandingan dan hingga penutupan semua berjalan dengan lancar. Meskipun, sebelum PON dimulai sebagian orang khawatir, takut, dan tidak percaya PON di Papua terselenggara,” kata Menpora Amali.

Sukses prestasi, Menpora menyebut adanya pemecahan rekor baik rekor PON maupun rekor nasional meski pelaksanaannya di tengah pandemic Covid-19.

“Ini sebgai bukti bahwa sukses prestasi ini tercapai. Apalagi bagi tuan rumah Papua, mungkin ini yang pertama Papua menduduki rangking empa. Biasanya provinsi yang ada di Jawa yang selalu mendominasi satu sampai empat. Pada PON ini Papua membuktikan dia bisa. Sukses prestasi secara nasional dan sukses prestasi khusus Papua,” paparnya.

Sementara untuk sukses ekonomi, adanya PON XX, masyarakat di empat klaster PON yakni Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Mimika dan Merauke merasakan dampak ekonomi terutama bagi para pedagang. Disamping itu, banyak warga yang menyewakan rumah mereka untuk para pendatang karena hotel sudah penuh.

“Sukses administrasi, yakni terkait laporan keuangan penggunaan angaran PON baik dari APBN maupun APBD Papua. Ini yang masih kita tunggu prosesnya,” pungkasnya.

Menpora Amali berharap panitia penyelenggara PON XX maupun Peparnas XVI nanti dapat menyelesaikan laporan keuangan dengan baik. Sebab, hal itu menjadi pertanggungjawaban bagi kementerian terkait dan informasi bagi BPK, Kepolisian dan Kejaksaan.

Kesuksesan PON, disebut Menpora sebagai modal untuk penyelenggaraan Peparnas XVI November nanti. Walaupun untuk Peparnas sendiri jumlah cabornya lebih sedikit yakni hanya 12 cabor saja. Venuenya hanya ada di di kabupaten Jayapura dan kota Jayapura.