Penting, Menjaga Etika Saat Berselancar di Internet

16

SIAK, Info31.id – Kebebasan berekspresi di media sosial melalui penyampaian opini, kritik, dan saran tanpa rasa takut dibully serta diperkarakan adalah harapan masyarakat digital yang beretika. Media sosial sejatinya menjadi wadah demokrasi dimana setiap orang bebas menyuarakan pendapatnya.

“Media sosial menjadi ruang untuk mengemukakan pendapat, gagasan, dan kreasi tetapi tetap menghargai hak dan kebebasan orang lain,” ujar Dini Ayu Driassiwi, Sahabat Rumah Belajar 2020 yang juga Guru SMPN 2 Dayun, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Media Sosial Sebagai Wadah Demokrasi”, Selasa (21/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar, memberikan sambutan dan mendukung penuh Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurut Dini Ayu, pro dan kontra di ruang medsos adalah hal biasa namun harus terus menjaga etika. Hindari menyampaikan pendapat dengan kata-kata tidak etis, mencemarkan nama baik, perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah. “Perlu diketahui bahwa setiap ekspresi di media sosial sifatnya bebas. Sejatinya tetap memiliki batas berupa hak orang lain, norma dan peraturan yang berlaku,” imbuhnya.

Ruang digital yang semakin berkembang, dimana masyarakat tidak hanya meng-upload tetapi juga menggunakan medsos sebagai wadah demokrasi. Karenanya, masyarakat tidak mengekspresikan diri melalui akun samara sebebas mungkin. Sebab, aparat kepolisian punya metode penyelidikan canggih serta mampu menemukan jejak pelaku kejahatan digital.

“Lindungi diri dari pelanggaran UU ITE dan Hak Cipta yang dapat menjebloskan kita pada permasalahan hukum pidana. Masyarakat sentiasa tetap bijak dan beretika dalam menggunakan internet,” saran Dini Ayu.