Penting! Literasi Digital Bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital

8

Banyuasin,Info31.id – Literasi digital untuk tenaga pendidik dan anak didik saat ini sudah menjadi keharusan, karena selain harus mampu dan cakap dalam memanfaatkan tehnologi digital, tenaga pendidik dan anak didik juga harus dapat mencegah dampak negatif dari konten digital.

Akademisi, Budhi Widi Astuti menjelaskan, literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengomunikasikan konten atau informasi dengan kecakapan kognitif maupun teknikal.

Menurutnya, ada empat pilar literasi digital di antarnya digital skills, digital culture, digital ethics, dan digital safety. Tujaun dari literasi digital yakni meliterasi publik, tenaga didik dan anak didik terhadap keamanan dalam bermedia digital  di antaranya penting menjaga data pribadi, cara melindungi diri, dan pentingnya menjaga jejak digital.

“Saat ini keamanan digital bagi anak-anak di dunia maya sangat penting untuk diketahui. Hasil survei Google Indonesia tentang kekhawatiran orang tua di era digital seperti keamanan informasi anak, interaksi anak dengan orang lain, dan anak melihat konten yang kurang pantas di internet,” ujarnya dalam webniar “Literasi Digital Bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital” yang digelar Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, di Pasaman, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.

Budhi juga memberikan tips untuk mencegah  dan mengatasi ancaman keamanan digital bagi anak-anak di dunia maya.

“Jadilah sehabat sekaligus orang tua, tanamakan nilai penting berselancar di dunia maya sejak dini, gunakan fitur perlindungan atau pengatur privasi, perkuat keamanan akun, lakukan verifikasi dua langkah, membuat kata sandi yang aman, jaga keamanan perangkat, menjelajah internet dengan aman,” ujarnya.

Ditambahkan, pelindungan anak sangat penting karenanya segala kegiatan didorong untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-hak anak sesuai UU Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014.

“Agar anak dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,’ jelasnya.

Kegiatan webniar ini merupakan bagian dari gelaran Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.