Penting Bagi Masyarakat Menjaga Privasi dan Keamanan Digital

7

ASAHAN, Info31.id – Ada banyak cara mengelola jejak digital demi keamanan data pribadi. Antara lain membuat password yang kuat dan ganti secara berkala, tidak unggah sesuatu bersifat personal, dan gunakan layanan pelindungan data pada device kesayangan. Selanjutnya, cari nama di google dan hapus semua informasi sensitif yang ditemukan.

“Jejak digital merupakan tapak data yang tertinggal setelah beraktivitas di internet,” papar Dani Susetiawan, saat menjadi pembicara dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Privasi dan Keamanan di Dunia Digital”, Senin (20/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, memberikan sambutan dan mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurutnya, ada banyak cara menjaga jejak digital tetap bersih, antara lain memeriksa jejak digital, bijak sebelum menulis, perhatikan perangkat mobile, serta bangun citra diri yang positif. Media sosial memiliki aturan atau norma-norma yang harus masyarakat taati bahkan akibat konsekuensi hukum.

“Media sosial menjadi ruang terbuka bagi siapa saja dan dapat mengaksesnya dengan bebas. Sama halnya ketika masyarakat ingin mengklik link atau tautan dari orang tidak dikenal, maka sebaiknya jangan dilakukan. Sebab, akan mengakibatkan data kita bocor,” terangnya.

Padahal, mereka tidak tahu apa yang mereka bagikan, kepada siapa, dan bagaimana. Oleh karena itu, para pengguna dihimbau untuk tidak asal mengklik apapun di internet, termasuk situs-situs yang tidak dikenal yang mungkin saja mengarahkanmu ke situs berbahaya.

Pembicara lain, Ilham Ramdana, menjabarkan peningkatan kemampuan digital di masa pandemi, diantaranya mampu mengelola media sosial dengan baik melalui search engine, analystic, dan photography.

“Penting bagi pengguna untuk menjaga privasi dan keamanan digital. Sebab, kita tidak pernah tahu kapan privasi kita akan digunakan orang tak bertanggung jawab yang merugikan,” pungkasnya.