Pendampingan Menggunakan Internet Untuk Generasi Muda

417
Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Jawa Barat di Kabupaten Bogor pada hari Sabtu, tanggal 17 September 2022. (Foto: info31/Pool/Dok. Humas Kominfo)

BOGOR, info31.id – Joddy Caprinata SE, CT, Founder & CEO Bicara Project dalam materinya berjudul Budaya Bermedia Digital, mengungkapkan sejatinya kita semua akan menjadi kenangan, pilihannya kita ingin menjadi kenangan baik atau buruk.

Untuk itu, Joddy dalam webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Jawa Barat di Kabupaten Bogor pada hari Sabtu, tanggal 17 September 2022, mengajak masyarakat untuk memahami dan mengartikan dunia digital merupakan dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak kita bertumbuhkembang, sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa, hadir dengan bermartabat.

Tema besar webinar di Bogor tersebut adalah Pendampingan menggunakan internet untuk generasi muda disampaikan oleh para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Diantara pemateri Rana Rayendra, Co-Founder and CEO Bicara Project yang berjudul ETIS BERMEDIA DIGITAL. Menurutnya Mari kita rayakan teknologi, kita hormati ilmu pengetahuan, kita dukung semua bentuk kemajuan, tetapi semua harus demi mengangkat derajat manusia. Etika ada karena kita adalah manusia. “Hindari plagiarisme dengan 4M; Menghormati karya orang Lain; Mencantumkan sumber informasi; Memberikan interprestasi yang objektif; Mengunduh aplikasi anti-plagiarisme,” kata Rana.

Hal yang sama juga diutarakan oleh pemateri Amanda Karina Putri, Content Creator yang menyampaikan judul materi Menjadi Netizen yang Bijak dalam Bermedia Sosial. Menurutnya Seperti halnya interaksi di dunia nyata, interaksi di dunia maya terutama di sosial media pun harus digunakan secara bijak dan positif. “Hak asasi manusia yang menjamin tiap warga negara untuk mengakses, menggunakan, membuat, dan menyebarluaskan media digital,” ungkap Amanda.

 

 

 

 

Situs layanan manajemen konten Hootsuite (We are Social) mencatat bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna dimana 170 juta penggunanya menggunakan media sosial. Ini dapat dikatakan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 61,8% dari total populasi Indonesia. Menurut survei literasi digital di Indonesia pada tahun 2021, indeks atau skor literasi digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori sedang.

Sebagai respon untuk menanggapi perkembangan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan Program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada 4 (empat) pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital dan Keamanan Digital. Melalui program ini 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Untuk merealisasikan dan mengedukasi masyarakat Indonesia agar semakin cakap dan beretika di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) siberkreasi juga membuat kampanye suara. Kampanye suara ini berkolaborasi dengan musisi bernama laleilmanino dan JKT48 untuk menghadirkan sebuah jinggle dengan tema literasi digital berjudul “Berani Bersuara” yang diluncurkan pada tanggal 27 Mei 2002 melalui YouTube siberkreasi.

Peluncuran jinggle “Berani Bersuara” juga diikuti dengan runtutan kampanye lainnya seperti JKT48 yang mengajak generasi muda Indonesia untuk bernyanyi bersamaan dengan personil JKT48 di Tiktok dan nyanyi bareng Ilmanino di Instagram. Upaya ini dilakukan untuk menyampaikan keterikatan dengan pesan yang disampaikan di dalam lirik lagu tersebut. Melalui kampanye lagu berani bersuara diharapkan masyarakat Indonesia semakin bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial sehingga menciptakan ruang berkreasi yang aman positif dan beretika.

Kementerian komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia makin cakap digital melalui kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Untuk mengikuti kegiatan yang ada, masyarakat dapat mengakses info.literasidigital.id atau media sosialisasi berkreasi seperti Instagram, Tiktok Twitter, YouTube dan Facebook.