Pemilik Robot Trading ATG Wahyu Kenzo Ditagih Kembalikan Dana oleh Membernya

5503
Member Robot Trading ATG bernama Velicia yang meminta pemilik ATG Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo mengembalikan dana miliknya. (Foto:info31.id/pool/dok.instagram @paguyuban_korban_atg).

JAKARTA,info31.id – Seorang member dari robot trading Auto Trade Gold (ATG) mengungah pesan kekecewaan di media social lantaran ATG tak kunjung membayar pengembalian dana miliknya.

Member Robot Trading ATG  bernama Velicia yang meminta pemilik ATG Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo mengembalikan dana miliknya yang telah disetorkan ke ATG untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Saya mau minta dana saya dikembalikan. Itu kewajiban ATG karena dana itu bukan milik ATG, dana itu bukan milik anda, tapi milik saya. Saya perlu untuk pengobatan ibu saya, pembayaran bunga, hutang dan sebagainya, untuk keperluan rumah tangga saya, saya butuh dana saya,” ujar Velicia dalam pesan yang diunggah di akun Instagram @paguyuban_korban_atg, yang dilihat, Jum’at, (21/10/2022).

Baca juga: Bareskrim Tangkap Bos Robot Trading Fahrenheit

Velicia yang merupakan member ATG dengan nomor member 7397-6966 itu mengaku kini dirinya sakit-sakitan lantaran tertekan akibat dana miliknya yang tak kunjung dikembalikan pihak ATG.

“Gara-gara saya tidak bisa narik dana saya, saya yang dulunya sehat sekarang punya darah tinggi, karena saya terus berfikir,”ujarnya.

“Tolong pak, ga perlu gembar-gembor di social media, apalah umroh atau apa membantu orang lain, hidup enak-enakan. Itu bukan dana bapak. Itu dana member,” tambahnya.

Baca juga: Kemendag Tertibkan Robot Trading Tak Berizin

Sebelumnya, Wahyu Kenzo telah dilaporkan ke Polda Lampung atas dugaan melakukan penipuan dan tindak pidana UU ITE oleh para korbannya. Laporan tersebut berdasarkan nomor surat laporan Polisi LP/B/383/IV/2022/SPKT/Polda LampungSenin 4 April 2022.

Kasus dugaan penipuan ini juga telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.  Sebanyak 141 investor menjadi korban dengan kerugian mencapai Rp15 miliah lebih telah melaporkan PT. Pansaky Berdikari selaku pengelola Robot Trading ATG dengan Laporan Polisi Nomor: STTL/179/VI/2022/BARESKRIM.