Menpora Turut Berduka Cita dan Melayat ke Rumah Duka Verawaty Fadjrin

18
Menpora Zainudin Amali melayat ke rumah duka di Rumah Duka Kavling DKI Cipayung, Jakarta Timur, Jakarta, Minggu 21 November 2021. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kemenpora)

JAKARTA, info31.id – Ucapan duka cita mendalam disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali atas meninggalnya legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Fadjrin yang meninggal dunia di RS Dharmais, Jakarta, Minggu 21 November 2021 pukul 6.58 WIB.

“Sebagai Menpora, saya mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya ibu Verawaty Fajrin. Beliau adalah salah satu legenda bulu tangkis Indonesia yang memberikan inspirasi dan prestasi yang luar biasa bagi kita semua. Saya berdoa semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal selalu diberi keikhlasan,” ucap Menpora Amali.

Sebelumnya Menpora Amali sempat menjenguk dan memberikan semangat kepada Verawaty Fadjrin di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, pada 20 September 2021. Saat itu Menpora Amali memastikan semua penanganan yang diberikan pihak RS berjalan dengan baik.

Verawaty meninggalkan suami bernama Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

Sejumlah prestasi berhasil ditorehkan Vera. Pada tunggal putri, ia sukses menjuarai Kejuaraan Dunia 1980 di Jakarta. Verawaty menjadi kampiun usai di final mengalahkan rekannya, Ivana Lie,11-1, 11-3.

Setahun sebelumnya, bersama Imelda Wigoena, Vera juga menggondol juara All England 1979 setelah menekuk Atsuko Tokuda/Mikiko Takada (Jepang), 15-3, 10-15, 15-5. Mereka menjadi pasangan ganda putri kedua Indonesia yang sukses di All England setelah Minarni/Retno Kustiyah yang melakukannya pada 1968. Masih bersama Imelda pula, Vera merebut emas SEA Games Manila 1981.

Vera bersama Imelda juga sukses merebut medali emas Asian Games VIII/1978 di Bangkok usai mengalahkan Chiu Yu Fang/Cheng Hui Ming (China). Sebelumnya, mereka juga memenangi titel Denmark Terbuka 1978.

Baca Juga: Indonesia Juara Piala Thomas, Begini Perasaan Menpora Amali

Sementara bersama Eddy Hartono, Vera sebelumnya juga ikut mengantarkan Indonesia memboyong Piala Sudirman 1989. Mereka menjadi penentu kemenangan tim Garuda 3-2 atas Korea Selatan di final setelah mengatasi Park Joo-bong/Chung Myung-hee, 18-13, 15-3.

Menpora pada Minggu 21 November 2021, melayat ke rumah duka di Rumah Duka Kavling DKI Cipayung, Jakarta Timur, Jakarta. Kedatangan Menpora disambut hangat pihak keluarga, terutama suami almarhumah Vera, Fadjriansyah Bidoein

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya kepada almarhumah, sampai akhir hayat beliau mendapatkan perhatian luar biasa dari pemerintah. Yang pasti Pak Menpora sampai hadir kesini ke rumah saya berarti perhatian pemerintah luar biasa,” kata Fadjriansyah.

Dalah kesempatan ini, Menpora Zainudin Amali menyampaikan pemerintah telah menanggung semua perawatan almarhumah Verawaty Fajrin saat dari awal menjalani perawatan di rumah sakit. Atas perintah dan perhatian Presiden Jokowi semua menjadi tanggungjawab pemerintah.

“Kami Kemenpora tentu sejak awal almarhumah masuk ke rumah sakit dan atas perintah Bapak Presiden kepada saya untuk memberikan perhatian sepenuhnya kepada almarhumah,” kata Menpora Amali.

“Sejak dalam perawatan itu semua menjadi urusan dan tanggungan pemerintah semuanya itu,” pungkasnya.