Menjaga Keamanan Digital Anak-Anak

12

PANGKAL PINANG, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Selasa (7/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung yaitu, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., MM dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Menjaga Keamanan Digital Anak-Anak” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang Dr. Siti Nabilah, S. Sos.I., M. Pd sebagai Praktisi Pendidikan, manfaat internet yaitu mempermudah kita mencari informasi, mendekatkan yang jauh dan memudahkan anak untuk belajar. Bahaya internet diantaranya Cybergambling, Cyberstalking, Cyberbully, Cyberfraud, Fhising, dan ujaran kebencian.

Peranan orang tua sangat diperlukan dalam mengawasi, mengontrol, kemudian berikan mereka kepercayaan yang dilandasi dengan pemahaman dari orang tuanya.Jadilah orang tua yang baik, karena orang tua adalah role model untuk anak. Hadirkan peranan orang tua dalam segala kegiatan untuk mengetahui minat anak dan lakukanlah secara bersamaan, bahkan main games bersamaan pun boleh asalkan ada batasannya.

Menjaga privasi anak dengan cara minta anak agar tidak membalas email yang meminta informasi pribadi, dan langsung menghapus email yang berasal dari pengirim tak dikenal, katakan bahwa password hanya boleh dibagikan ke orang tua saja, bukan teman, atau orang lain, ingatkan anak-anak untuk tidak memposting email dan nomor telepon di media sosial.

Apalagi yang masih ber-setting publik, ingatkan anak-anak agar untuk segera melapor pada orang tua atau guru jika ada yang berbuat tidak menyenangkan merasa terancam di dunia maya, dan ajarkan anak mengatur setting privasi di media sosial yang mereka ikuti, misalnya facebook, twitter, instagram, dan lainnya. Berikan pengertian mengapa itu harus dilakukan agar mencegah data bisa diakses oleh orang sembarangan.