Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital

29

DAIRI, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Selasa (14/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi. Webinar membahas “Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital” oleh para narasumber berkompeten di bidang masing-masing serta seorang influencer.

Dalam era serba digital kini perlu menjaga dan mendidik anak agar tidak terdampak negatif di media sosial. Menurut I Gede Putu Krisna Juliharta, sebagai Wakil Ketua III STMIK Primakara Bidang Program Dan Aptika Relawan TIK Indonesia, menjelaskan bahwa terdapat risiko anak di internet seperti kecanduan, konten negatif yang di mana ada cyberully, pelanggaran privasi, pedofil online, dan radikalisme.

Dari mana sumber konten negatif tersebut yaitu berasal dari postingan atau unggahan dalam bentuk gambar, video, berita, dan kartun. Sebagai orang tua kita perlu yang namanya langkah-langkah mengasuh anak di era digital di antaranya perkuat komunikasi dengan anak, bekali diri dengan belajar, gunakan aplikasi parental control, buat aturan bersama, jadi teman di media sosial, bermain bersama anak di internet, dan jadilah teladan digital bagi anak.

Selain itu perlu tools yang dapat dimanfaatkan orang tua untuk menjaga keamanan anak saat menggunakan internet. Ada cara aktifkan tools salah satunya google safe search yang berguna menapis hasil penelusuran eksplisit di Google, seperti pornografi dan kekerasan. Caranya yakni buka halaman Google kemudian di bagian bawah pilihan setelan lalu klik setelan penelusuran, setelah itu dibagian filter safe search centang kotak disamping “filter hasil yang berisi konten tidak pantas”, lanjut berada di bagian bawah halaman klik simpan.

Untuk keamanan anak perlu yang namanya jaga privasi anak dengan tidak mengumbar data pribadi anak, tidak mengikut sertakan anak pada lomba-lomba di sosial media, tidak memposting foto anak tanpa busana, tidak mencantumkan lokasi di media sosial, tidak membagikan semua informasi tentang anak di internet, dan mengatur privasi media sosial sebelum membagikan foto atau kegiatan anak.