Mengenal Karalloe, Bendungan Ke-9 yang Diresmikan di Tahun Ini

97
Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, belum lama ini. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kementerian BUMN)

GOWA, info31.id – Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, belum lama ini diresmikan Presiden Joko Widodo. Prosesi peresmian ditandai dengan pemutaran roda pintu air (hollow jet valve) oleh presiden sebagai tanda dimulainya pengairan irigasi ke lahan pertanian sekaligus pengurangan volume bendungan dalam rangka mengantisipasi dampak La Nina.

Bendungan Karalloe memiliki manfaat besar masyarakat sekitar bendungan, seperti sebagai irigasi yang mampu mengairi 7.000 hektare lahan pertanian di daerah sekitar, suplai air baku sebesar kurang lebih 440 liter per detik, pembangkit listrik mikrohidro 4,5 Megawatt, reduksi banjir 549 hekatre menjadi 279 hekatre atau sebesar 49 persen, konservasi sumber daya air hingga potensi pengembangan pariwisata.

Selain meresmikan, Presiden Jokowi juga melakukan beberapa rangkaian kegiatan, di antaranya penandatanganan prasasti dilanjutkan dengan meninjau beberapa area bendungan serta papan informasi bendungan, melepaskan bibit ikan dan menyempatkan berdiskusi dengan beberapa petani.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Sulsel, Pembangunan Bendungan Pamukkulu Dikebut

“Tujuh ribu, sekali lagi tujuh ribu hektare, sebuah keluasan yang sangat besar sekali. Sehingga dengan adanya Bendungan Karalloe ini, petani yang sebelumnya hanya panen padi sekali, palawija sekali nanti Insya Allah bisa dua kali panen padi dan sekali palawija sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan bagi petani,” ujar Presiden.

Karalloe merupakan bendungan kesembilan dari limabelas bendungan yang akan diresmikan di tahun 2021. Bendungan Karalloe memiliki kapasitas tampung 40,53 juta meter kubik dengan luas genangan 248,50 hektare.

“Bendungan ini dibangun sejak 2013. Setelah selesai proses pembebasan lahan pada 2017 konstruksinya dapat dimulai dan Alhamdulillah bisa selesai,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.