Menaker Siapkan Pelatihan Budidaya Jamur

34
Menaker Ida Fauziah. (Foto:info31.id/Pool/Dok.TwitterKemnaker).

YOGYAKARTA,info31.id – Kebutuhan akan jamur yang sangat tinggi membuat budidaya jamur menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan. Tak heran, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pun mengajak generasi muda untuk menjadi petani jamur.

Menaker menyampaikan hal tersbut saat mengunjungi Resto Jejamuran di Sleman, DIY, Sabtu (15/1/2022). Dalam kunjungan ini, Menaker juga meninjau budidaya jamur di Resto Jejamuran dengan didampingi Pemilik Resto Jejamuran, Ratidjo Hardjo.

Menaker menilai kebutuhan jamur saat ini sangat tinggi, yang mana dapat menjadi potensi ekonomi luar biasa bagi generasi muda.

“Beliau (Ratidjo) ingin mendorong anak-anak muda kita menjadi petani jamur. Karena sesungguhnya kebutuhan jamur itu sangat tinggi, tetapi tidak ada anak-anak muda yang tertarik untuk bertani jamur,” kata Menaker Ida.

Baca Juga: Kemnaker Buka Pendaftaran LPK Jadi Mitra Program JKP

Dia mencontohkan dengan kebutuhan kebutuhan jamur di Resto Jejamuran yang mencapai 1,5 ton per hari. Hal ini jika digarap dengan serius tentunya akan menghasilkan nilai ekonomi yang besar.

Untuk itu, Menaker menyebut bahwa ke depan pihaknya akan terus menggenjot SDM kompeten di bidang pertanian melalui pelatihan-pelatihan di BLK.

“Kementerian Ketenagakerjaan akan membuka banyak sekali BLK yang salah satu jurusannya adalah jurusannya pengembangan pertanian, termasuk pengolahan hasil pertanian,” ujarnya.