Memahami Pentingnya Data Pribadi

3

DELI SERDANG, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Jum’at (17/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi. Webinar membahas “Memahami Pentingnya Data Pribadi” oleh para narasumber berkompeten di bidang masing-masing serta seorang influencer.

Menurut Aldin Aldama, S.Sos., M.Si., jenis-jenis cybercime, meliputi ancaman online, peretasan, penipuan, pembuatan profil palsu, membeli barang illegal, serta persahabatan online palsu. Fitur keamanan, antara lain pengaturan privasi, reporting atau deleting, pengaturan lokasi, blocking, verifikasi dua langkah, pengaturan privasi grup, profil privasi, serta touch ID atau wajah ID.

Cara menjaga keamanan di internet, meliputi blokir profil dari pencarian publik, batasi siapa yang dapat menemukan kita melalui pencarian online, batasi apa yang dapat dipelajari orang tentang kita melalui pencarian di internet, jangan bagikan kredensial media sosial, serta jangan klik link yang mencurigakan.

Al Akbar Rahmatullah, ST menambahkan data adalah oksigen kehidupan digital. Privasi merupakan hal asasi dan kerahasiaan. Masyarakat perlu mengingat bahwa jejak digital menjadi penentu masa depannya. Menjaga jejak digital tetap bersih di dunia digital merupakan cara yang baik.

Menurut Suri Handayani, M.Pd, prinsip dalam media sosial, antara lain penerimaan, kepekaan terhadap budaya nasional dan lokal, berpura-pura menjadi orang lain, jangan terlalu berlebihan dalam mengunggah informasi dan konten, jejak digital susah dihapus, serta ikuti akun yang bermanfaat. Tips mengunggah di media sosial, meliputi berfikir sebelum berbagi, pilih dimana dan dengan siapa kita berbagi, tambahkan nilai untuk membedakan, serta pantau personal branding.

Muhammad Zubeir Sipabutar, menambahkan bahasa Indonesia memiliki pergeseran dalam penggunaannya terutama saat ini di dunia sosial. Mari budayakan Kembali berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam dunia digital sebagai bentuk kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Diakhiri dengan key opinion leader oleh Gabby Mahalani sebagai Founder @spnw2021, menjelaskan pentingnya menjaga data pribadi agar tidak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab serta jangan memberikan data pribadi ke orang yang tidak dikenal.