Melawan Ujaran Kebencian di Dunia Maya

11

PADANG PARIAMAN, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Senin (13/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P dan Presiden RI Jokowi.

Tema besar webinar “Melawan Ujaran Kebencian di Dunia Maya” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.
Pembahasan tentang ujaran kebencian adalah tindakan komunikasi, desawa ini terutama di medsos yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokatif, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain. Informasi kepalsuan yang sengaja dibuat untuk menyaru sebagai kebenaran.

Hoaks adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukan pemberitaan palsu atau usaha untuk menipu atau mengakali pembaca untuk mempercayai sesuatu. Secara bahasa hoaks (synonyms: parctical joke, joke, jest, prank, trick) adalah lelucon, cerita bohong, kenakalan, olokan, membohogi, menipu, mempermainkan, memperdaya, dan memperdayakan, menurut Ir. Machroni Kusuma, MM sebagai Founder Media BERITA INDONESIA Link.

Cara bedakan hoaks atau bukan, pemilihan kata-kata yang janggal seolah persuasif dan memaksa. Seperti: sebarkanlah, viralkanlah, dan sejenisnya. Judul berita biasanya ditulis dengan nada provokatif, sumber berita kurang familiar, desain laman yang aneh, penggunaan huruf-huruf besar dan tanda seru, tidak ada kejelasan informasi soal waktu, berisikan opini seseorang dan bukan fakta, domain situs dan URL tidak benar dan kerap menggunakan open source blog, dan cek google untuk mengetahui informasi hoaks atau bukan.