Masyarakat Harus Bijak Bermedia Digital

10

PADANG PARIAMAN, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Kamis (23/9/2021). Tema besar webinar “Bijak Bermedia Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Pembahasan tentang Indonesia terdiri dari 16 ribu pulau 1340 suku bangsa , mari perbaiki budaya digital yang positif bersama, budaya digital merupakan kemampuan individu dalam membaca menguraikan membiasakan memerika dan membangun wawasan kebangsaan. Indikator pertama dari kecakapan dalam budaya digital adalah bagaimana kita tahu kalau menjadi warga negara digital, perilaku yang belum baik Hoax, fake news cyber bullying, ujaran kebencian.

Cakap digital bukan hanya cakap menggunakan gadget atau aplikasi melainkan juga bertanggung jawab, saring sebelum sharing dikarenakan masyarakat mempunyai literasi yang rendah tapi emosional yang tinggi. Konten yang baik belum tentu benar tidak semua konten yang benar pantas disebar.

Konten yg benar belum tentu bermanfaat, kreatif, menunjukan budaya, adat dan bahasa setempat, menunjukan kerajinan setempat, menunjukan bisnis dan aktifitas yang baik, menurut Wahyu Soeparno Putro sebagai Public Figure.

Dionysius Sentausa Web & Mobile Developer memaparkan tentang phising adalah kegiatan berbahaya dimana pelaku memancing korban untuk korban memberikan data dan menaruh malware atau virus ke korban, email phising, spear phising menargetkan lebih spesifik, whaling atau ceo fraud.

Lebih spesifik korban punya tangkapan yang besar, pop up phising muncul saat nge browsing, smising phising dalam bentuk SMS, vishing merupakan phising dalam bentuk voice, https phising biasanya menggunakan singkatan, tipsnya selalu periksa sumber pengirim, selalu periksa halaman url website, pastikan websitenya menggunakan https, gunakan save password, nyalakan pop up blocker, jangan klik sembarang link, jangan download sembarangan file.

Elwadri Praga Rahadian Yamin, S.Pd Pengamat Pendidikan Sosial menjelaskan adapun bahaya pornografi bagi perkembangan otak anak, sumber pornografi, HP, internet, iklan di aplikasi. Bahaya bagi anak, sulit untuk konsetrasi, sulit mengontrol emosi, terganggunya fungsi otak, mudah marah dan penyendiri. Solusinya, memberi perhatian, dampingi akses internet, pemahaman internet sehat, kenali teman lingkungannya, tempat kan komputer diruang keluarga.

Key Opinion Leader oleh Mei Hanum Sahef, S.P.d seorang Influencer yang membagikan pengalamannya bijak bermedia digital sangatlah diperlukan di era digital saat ini karena banyaknya hal negatif yang bisa di temukan oleh bijak menggunakan media sosial, positif, kreatif, dan aman di Internet.