Masyarakat Digital Dituntut Bijak Beretika di Internet

7

MERANGIN, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Jum’at (24/9/2021). Tema besar webinar “Bijak Beretika di Internet” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital.

Sebagai Keynote Speaker adalah Direktur Jenderal Aplikasi Informatika yaitu, Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Pembahasan tentang penggunaan media, terutama Internet media sudah sangat tinggi. Menciptakan budaya berdigital, banyaknya sosial media yang menjadi media komunikasi dan juga banyaknya dampak yang bermunculan dari penggunaan media digital, baik positif maupun negatif.

Dampak positif dari bijak di internet adalah menjadi salah satu media komunikasi, menghubungkan dua orang atau lebih yang berjauhan, menjadi salah satu media bisnis, menjadi salah media promosi dan informasi dan membangun relasi, menurut Diana Oktavia, S.Pd., M.A sebagai Dosen Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo.

Samuel Berrit Olam Direktur Utama Malline mengatakan bahwa cara beretika di internet, bahasa yang digunakan harus sopan, lihat sumber informasi yang jelas, jangan menyebarkan fitnah atau ujaran kebencian, menciptakan sesuatu yang berguna bagi kehidupan, memaknai sesuatu yang penting dan bermanfaat, saring sebelum sharing, dan laporkan berita-berita hoaks ke aduankonten.id.

Key Opinion Leader oleh Dio Hapsari seorang Influencer & TV Host yang membagikan pengalamannya dalam bijak beretika di internet tetap waspada dengan artikel berjudul provokatif atau memaksa seperti: viralkan, sebarkan, dan lain-lain. Kalau ingin membaca berita, cek terlebih dahulu melalui cek.fakta.com untuk memastikan itu benar beritanya tidak mengada-ngada.