Masyarakat Digital dan Generasi Milenials

19
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. (Foto : Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo)

LAMPUNG TENGAH, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Selasa (7/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Lampung yaitu, Ir. H. Arinal Djunaidi dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Masyarakat Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.
Pembahasan tentang masyarakat digital merupakan gambaran keadaan masyarakat saat ini yang pola interaksinya sangat dipengaruhi dan bergantung kepada keberadaan jaringan teknologi dan komunikasi guna mendapatkan beragam informasi dengan memanfaatkan akses internet pada platfrom (media) tertentu.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, yang mana generasi milenial merupakan penggerak utama dalam prosesnya, secara tidak langsung menuntut masyarakat untuk lebih cakap digital terhadap arus perubahan ini, menurut Deky R. Suwarna sebagai Research & Development GK Invest.

Etika digital, jangan asal klik di Internet karena akan berdampak kena situs Fhising, potensi peretasan data, dan situs merugikan. Kita harus berhati-hati jangan asal klik, agar aman di dunia digital, menghindari pencurian data, dan untuk keamanan digital. Ketika diruang digital kita pun harus ber etika, dengan cara bijak dalam berselancar di media sosial, tidak melanggar UU ITE, dan yang paling terpenting saring dahulu sebelum sharing.