Literasi Masih Rendah, BCA Syariah Perkenalkan Akad Pembiayaan Konsumer

77
BCA Syariah Media Workshop “Pengenalan Akad Pembiayaan Konsumer”, di Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2022. (Foto: Info31.id/Pool/Dede)

JAKARTA, info31.id – Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengakui, literasi keuangan syariah saat ini masih tergolong rendah. Padahal, produk-produk keuangan syariah khususnya pembiayaan konsumer bisa menjadi solusi kebutuhan masyarakat karena angsuran lebih pasti.

“Produk keuangan dari bank syariah menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya, saat sambutan pembukaan Media Workshop “Pengenalan Akad Pembiayaan Konsumer”, di Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2022.

Dalam kegiatan tersebut PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menghadirkan Kepala Satuan Kerja Analisa Risiko Pembiayaan Adetyas Wendiana dan Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer Dwidadi Sugito. Direktur BCA Syariah Pranata turut hadir dalam pembukaan acara.

Menurut Yuli, pembiayaan konsumer BCA Syariah tumbuh signifikan secara tahunan di September 2022 mencapai 118% year on year (YoY/secara tahunan).

Adapun jumlah pembiayaan mencapai Rp353 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp162 miliar. Komposisi pembiayaan terbesar pada pembiayaan KPR iB yang tercatat sebesar Rp244 miliar.

Direktur BCA Syariah Pranata menambahkan, KPR BCA Syariah makin diminati dengan penawaran margin yang bersaing. BCA Syariah menawarkan kepastian angsuran dengan margin mulai 6,75% untuk jangka waktu pembiayaan fix hingga 10 tahun.

“Untuk memperkenalkan kepada masyarakat kami melakukan sinergi pemasaran di berbagai event yang diselenggarakan oleh BCA. Selain itu BCA Syariah meningkatkan kerja sama strategis dengan developer-developer ternama,” ujar Ata, sapaan akrabnya.

Sementara untuk alternatif investasi, BCA Syariah menghadirkan pembiayaan murabahah emas. Nilai emas yang tren-nya meningkat dalam jangka panjang disertai dengan kecepatan proses serta kepastian angsuran yang ditawarkan, menjadi alasan mengapa pembiayaan emas kian diminati oleh nasabah.

“Sebagai gambaran, untuk memiliki emas 10 gram dengan jangka waktu 5 tahun, nasabah cukup mengangsur sekitar Rp160 ribuan saja,” pungkas Dwidadi Sugito, Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah.