Literasi Digital Kabupaten Ogan Ilir Propinsi Sumatera Selatan

7

OGAN ILIR, Info31.id – Hak Cipta merupakan salah satu bagian dari kekayaan intelektual, memiliki ruang lingkup objek paling luas yang dilindungin. Adapun hak cipta terkait dunia digital yang dilindungin berupa permainan video, program komputer, karya tulis, dan fotografi.

“Adanya perlindungan hak cipta, mendorong masyarakat untuk kreatif membuat konten positif di media sosial,” ujar Hesty Maureen, saat menjadi pembicara dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Dampak Positif Bermedia Sosial”, Rabu (22/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden RI Joko Widodo; Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru; dan Bupati Sumatera Selatan, Panca Wijaya Akbar.

Menurut Zaemuddin, pembicara lain, masyarakat pengguna internet dilarang melakukan hate speech atau siar kebencian. Pengguna diberikan kebebasan berpendapat dan berekspresi namun dalam koridor kesadaran serta integritas tinggi yang meliputi kejujuran, rasa empati, dan tidak berkesan hoaks.

Dalam Key Opinion Leader, Deva Doremiva, Konten Kreator, menambahkan, cara untuk menghindari berita hoax, cybercrime dan agar tetap bijak serta produktif dalam bermedia sosial antara lain harus benar-benar menelusuri pilihan konten.

“Untuk mengetahui mana sumber yang benar, maka masyarakat harus tetap mengasah skil dan menggali passion. Kemudian, tidak membuang kesempatan berkarya, jika belum bisa positif minimal tidak negatif, jangan asal mengupload, dan perlu berkolaborasi,” pungkasnya.