Literasi Digital Jadi Sarana Peningkatan Jiwa Nasionalisme

49
Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Rabu, 17 Agustus 2022. (Foto: Info31.id/Pool/Dok. Humas Kemkominfo)

PANGANDARAN, info31.id – Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Rabu (17/8/2022).

Webinar tersebut diperuntukan bagi Segmen Kelompok Masyarakat atau Komunitas di Wilayah Jawa Barat. Kali ini Kemkomionfo menggelar kegiatan dengan tema “Literasi Digital Jadi Sarana Peningkatan Nasionalisme di Era Digital” itu di Kabupaten Pangandaran. Ada empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital Dan Budaya Digital.

Hadir para pemateri yang kompetensi di bidangnya masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Diantaranya Pati Perkasa, Public Speaking Coach Konsultan Media & Komunikasi Konten Kreator yang menyampaikan materi “Terhindar Pelanggaran Hak Cipta Di Media Sosial”.

Menurut dia banyak pengguna sosial media di indonesia masih memiliki pengetahuan tentang hak cipta di sosial media yang sangat rendah sehingga sering terjadi pelanggaran hak cipta di media sosial.

Pemateri Nono Suparno, Praktisi Periklanan, Konsultan Media Cetak, Elektronik dan Digital dengan materi “Cakap Bermedsos Jiwa Pancasila”, mengingatkan agar hati-hati dalam bersosmed Gunakan secara Bijak. “Kita punya Falsafah hidup bangsa Pancasila Gunakan Hati Moral – manusiawi,” kata Nono.

Adapun pemateri Gadis Rafidha Deviyani, seorang Public Speaker and Content Creator dalam makalahnya “Yang Lokal Yang Viral” mengatakan, dalam bermedia sosial harus bisa memanfaatkan Dari sekedar “passion” jadi sebuah “profession”.

Untuk merealisasikan dan mengedukasi masyarakat Indonesia agar semakin cakap dan beretika di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) siberkreasi membuat kampanye suara.

Kampanye suara ini berkolaborasi dengan musisi bernama laleilmanino dan JKT48 untuk menghadirkan sebuah jinggle dengan tema literasi digital berjudul “Berani Bersuara” yang diluncurkan pada tanggal 27 Mei 2002 melalui YouTube siberkreasi.

Peluncuran jinggle “Berani Bersuara” juga diikuti dengan runtutan kampanye lainnya seperti JKT48 yang mengajak generasi muda Indonesia untuk bernyanyi bersamaan dengan personil JKT48 di Tiktok dan nyanyi bareng Ilmanino di Instagram. Upaya ini dilakukan untuk menyampaikan keterikatan dengan pesan yang disampaikan di dalam lirik lagu tersebut.

Melalui kampanye lagu berani bersuara diharapkan masyarakat Indonesia semakin bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial sehingga menciptakan ruang berkreasi yang aman positif dan beretika.

Kementerian komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia makin cakap digital melalui kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Untuk mengikuti kegiatan yang ada, masyarakat dapat mengakses info.literasidigital.id atau media sosialisasi berkreasi seperti Instagram, Tiktok Twitter, YouTube dan Facebook.