Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

27
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. (Foto: Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo).

SIJUNJUNG, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Jum’at (24/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., memberikan sambutan pembuka dan dukungan penuh untuk Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang “Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan” oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang content creator yang akan ikut berpartisipasi.

Dalam literasi digital memiliki peran yang cukup strategis dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, salah satunya guru sebagai tenaga kerja pendidik. Menurut Siti Zulaikha, sebagai Dosen dan Koordinator Program Studi Manajemen Pendidikan Fak Ilmu Pendidikan UNJ, menjelaskan kemampuan guru menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengomunikasikan konten atau informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal.

Meningkatkan wawasan kebangsaan guru mempunyai digital skill dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak serta sistem operasi digital dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Meski begitu guru harus memahami pembelajaran di era digital seperti menguasai materi, kreatif dan inovatif, mampu memotivasi siswa, mampu merancang desain online learning, dan tepat memilih bahan ajar.

Beberapa tanggung jawab profesi guru di antaranya menjamin pelayanan prima anggota profesi, melindungi siswa dari tindakan yang merugikan, membangun komunikasi professional yang sehat, memelihara kepercayaan publik, dan akuntabilitas sertifikasi mengajar.

Selain itu terdapat juga tantangan menjadi seorang guru yakni pendidikan yang berfokus pada character building, pendidikan yang peduli perubahan iklim, enterprenual mindset, membangun learning community, dan kekuatan bersaing bukan lagi kepandaian tetapi kreativitas dan kecerdasan bertindak.