Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

8

BELITUNG, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Kamis (9/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Kep. Bangka Belitung, Dr. H. Ezaldi Rosman Djohan, S.E., M.M dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang adanya pandemi COVID 19 merubah kebiasaan hidup manusia, kita harus memiliki digital skill yang mumpuni untuk bisa mengikuti perubahan kebiasaan ini yang sebagian besar mengarah ke aktivitas digital kecakapan dalam menggunakan aplikasi yang mendukung pembelajaran lewat digital, kita bisa mengeksplor banyak untuk belajar hal baru dan juga memberikan pelajaran bagi orang lain.

Kecakapan menggunakan aplikasi digital marketing pasarkan diri kita atau keahlian kita lewat aplikasi TikTok atau Youtube sehingga terbuka peluang baru untuk kita raih. Kecakapan menggunakan aplikasi untuk membuat konten-konten kreatif, banyak aplikasi gratis yang bisa membantu kita untuk hidup lebih produktif dan lebih kreatif. Seperti Editing video di HP, editing foto dan masih banyak lagi, menurut Pati Perkasa sebagai Konsultan Media & CEO Instereo Group.

Dan biasakan juga membaca atau melihat konten secara keseluruhan sebelum berkomentar, jangan hanya melihat judul atau gambar atau video secara sepintas. Kita harus bijak saat berkomentar di ruang publik digital (karena Komentar kita adalah cermin kepribadian kita juga).

Jangan sampai melakukan ujaran kebencian; berupa hinaan, provokasi, body shaming, hingga hasutan yang ditunjukan kepada sekelompok orang atau individu. Komentar yang diungkapkan adalah hasil dari apa yang ada di kepala Kita. Orang yang pandai atau bijak tidak akan pernah berkata tanpa berpikir terlebih dahulu, menurut H. Paryanta, S.Pd.,S.IP.,M.Si sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Belitung.