Literasi Digital Bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital

6

MERANGIN, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Sabtu (18/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangarepan, B.Sc dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan dan mendukung penuh Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang “Literasi Digital Bagi Tenaga Didik dan Anak Didik di Era Digital” oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.

Literasi digital adalah kunci bagi setiap pengguna dalam memahami apa itu teknologi dan perkembangan, serta cara penggunaannya. Literasi digital sebagai tingkat paling dasar, kemampuan literasi digital merupakan hal yang paling krusial dalam mewujudkan transformasi digital. Masyarakat Indonesia tidak boleh hanya sekedar mengenal teknologi, tapi juga harus cermat menggunakannya.

Winda Trisnawati, S.Pd., M.Hum sebagai Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo menuturkan, tantangan dalam era digital antara lain, tingginya penguna media sosial di Indonesia. Teknologi mendorong aktulisasi diri. Aktualisasi diri pada masa sekarang lebih efektif dengan media digital atau social. Waspada penyebaran hoax, konten negatif, ujaran kebencian dan pesan provokatif.

Dalam pandemi ini semua pembelajaran dialihkan ke pembelajaran secara online. Pembelajaran secara online merupakan sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa situs web yang dapat diakses di mana saja. E- learning ini merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Keuntungan pembelajaran secara online diantaranya,ifleksibel, pendekatan yang lebih sesuai, pengalaman belajar yang menyenangkan, lebih personal, hemat waktu dan biaya, mudah didokumentasi, ramah lingkungan, dan alternatif selama pandemi, menurut Winarsih, M.Pd sebagai Pengajar dan Social Activation.

Key Opinion Leader oleh Alifia Marsella sebagai Influencer mengatakan adanya literasi digital merupakan peranan penting untuk perkembangan anak. Guru pun juga harus mengarahkan pembelajaran yang baik dan benar untuk anak karena pada masa pandemi ini segala sesuatunya beralih menggunakan media online.