LCJM MOVAST Gelar Pengobatan Gratis, Pembagian Sembako dan Alat Kebersihan Bagi 300 Warga Korban Banjir Kelurahan Petogogan

Jakarta – Bencana banjir yang melanda wilayah Jabodetabek di awal tahun 2020 menggerakkan warga masyarakat untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir. Seperti yang digelar Lions Club Jakarta Monas Movast (LCJM MOVAST).

Presiden LCJM MOVAST Yonkie Alwi mengatakan, LCJM MOVAST menggelar aksi sosial untuk masyarakat korban bencana alam banjir dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pemberian obat obatan secara gratis disertai dengan paket sembako dan alat alat kebersihan serta handuk dan selimut untuk 300 warga korban banjir di kawasan RW 3 kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan.

“Ini merupakan aksi sosial pertama yang akan dilanjutkan dengan beberapa kegiatan sosial dengan konsep sama yaitu KESEHATAN & KEBERSIHAN ke 5 wilayah Jakarta. Dimana warga akan kami data H-3 dan kami akan berikan KUPON yang terdiri dari 3 kegiatan kami yaitu PENGOBATAN – SEMBAKO – KEBERSIHAN,” kata Yonkie di sela-sela acara yang dipusatkan di Gg Langgar RT 15 RW 03. Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, Senin, (6/1/2020).

Menurut Yonkie Alwi, dampak terbesar dari bencana banjir adalah penyakit pasca banjir, karena itu LCJM MOVAST dalam beberapa kegiatan kedepannya akan memfokuskan diri kepada pemeriksaan kesehatan dan
pemberian alat – alat kebersihan agar membantu warga tetap menjaga kesehatan dengan menjaga kebersihan lingkungan akibat banjir.

Dr Nana selaku koordinator acara dari LCJM MOVAST mengatakan pihaknya menyediakan 8 tenaga dokter dan paramedis untuk melayani masyarakat yang berobat.

“Seperti kita ketahui, pasca bajir, warga rawan terkena penyakit, seperti penyakit saluran pernafasan dan infeksi akibat visrus atau kuman yang terbawa banjir, karena itu kita adakan pengobatan gratis disini,” jelasnya.

Presiden LCJM MOVAST Yonkie Alwi menambahkan, pihaknya sengaja memilih menggelar aksi di Gang Langgar, Kelurahan Petogogan karena lokasi ini menjadi salah satu yang terparah terdampak banjir di Jakarta.

“Setelah ini kami berencana akan melakukan aksi yang sama di lokasi lain yang warganya terkena banjir,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan bakti sosial kali ini LCJM MOVAST mengajak Organisasi Gabungan bernama Bersama Peduli Bencana (BPB) dan SASC yang anggotanya anak-anak muda yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Mereka bergandengan tangan bersama agar apa yang diberikan kepada warga korban banjir bisa lebih maksimal.

Vivi Susanti dari BPB mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk dapat dengan segera membantu warga yang terdampak banjir.

“Ini hari ke-lima kita bersama-sama memberikan bantuan bekerjasama dengan berbagai komunitas dan masyarat, kita ingin semaksimal mungkin dengan cepat dan tepat sasaran membantu mereka yang terdampak banjir,” jelasnya.

Menyusul puncak musim hujan yang diperkirakan akan terjadi di bulan Februari nanti, pihak LJCM MOVAST dan BPB akan terus menggalang kebersamaan untuk dapat membantu masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya yang terdampak bencana banjir.

Dari pantauan di lapangan, lokasi aksi sosial pembagian alat-alat kebersihan dan pengobatan gratis LCJM MOVAST, BPB dan SASC dipenuhi masyarakat. Mereka yang berobat kebanyakan anak-anak, orang dewasa dan lansia.

Warga dan pihak kelurahan Petogogan mengapresiasi kegiatan ini. Pihak kelurahan Petogogan melalui Sekretaris Kelurahan, sempat meninjau langsung ke lokasi acara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here