Kroasia Andalkan Bertahan Hadapi Jepang

53
Timnas Jepang. Foto: sportsbrief.com

Tidak ada yang menduga sebelumnya Jepang mampu mengalahkan dua tim raksasa Spanyaol dan Jerman di babak penyisihan. Penampilan gigih dan mengesankan mereka berbuahkan hasil Samurai memuncaki Grup E.

Kini, kegigihan Jepang akan teruji lagi. Di babak 16 besar yang akan dilangsungkan di Stadion Al Janoub, Samurai Biru akan menghadapi tim besar dari Eropa lainnya, Kroasia.

“Sebelum penyisihan grup, jika kita bisa memilih lawan di babak berikutnya, beberapa prediksi pasti mengunggulkan Jepang, tapi setelah melihat mereka mengalahkan Jerman dan Spanyol, mereka bukanlah lawan yang mudah.” Ujar Zlatko Dalic saat konfresensi pers seperti dikutip dari theanalyst.com.

Runner-up Piala Dunia Perancis 2018, Kroasia hanya kalah dua kali dari delapan pertandingan babak 16 besar di ajang Piala Dunia yang pernah mereka ikuti, sementara Jepang tidak pernah lolos dari babak 16 besar.

Namun, tim asuhan Hajime Moriyasu telah menunjukkan kualitas mereka melawan tim papan atas, dan Zlatko Dalic paham tim asuhannya harus bermain tenang dan tidak terpancing gaya permainan Jepang bila ingin menghindari kekalahan.

“Spanyol mungkin mengira akan lebih mudah, tapi Jepang adalah tim yang tidak menyerah, seperti yang mereka tunjukkan saat melawan Jerman juga,” kata Dalic.

Dalic mengakui kegigihan dan pantang menyerah merupakan modal besar yang dimiliki tim-tim dari Asia. Meski tertinggal di babak-babak awal dengan skor yang cukup jauh, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan. Trtinggal menjadi pemenang.

“Mereka memiliki banyak kepercayaan pada diri mereka sendiri, dan itu adalah keunggulan besar dari tim nasional Jepang. Bagi kami, kuncinya adalah kami harus disiplin dan sabar. Kami tidak boleh membuat kesalahan karena Jepang punya kualitas untuk menghukum kesalahan itu. Kami harus pandai bertahan jika kami kehilangan bola.” Ujar Dalic yang menangani timnas Krosia sejak 2017.