Korban Kejahatan Digital Banyak Karena Kelalaian

6

Ogan Kemering Ilir, info31.id – Berada di dunia digital mengharuskan masing-masing penggunanya memahami aturan-aturan dan mengerti betul ancaman bahaya kejahatan digital.

kademisi dari STP Bandung, Mandradhitya Kusuma, mengatakan, bahaya kejahatan di ruang digital salah satunya adalah pencurian data pribadi yang makin meningkat saat pandemi Covid-19.

“Potensi kebocoran data pribadi sebagai pengguna internet di media sosial kerap terjadi karena kelalaian,’ ujarnya Ujarnya dalam webniar Bahaya Kejahatan di Ruang Digital di Ogan Kemering Ilir, Sumatera Selatan, yang digelar Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika,beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sebagai pengguna internet yang bijak, untuk mencegah kejatahan digital yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga informasi identitas pribadi seperti alamat rumah, email, nomor handphone, dan data keluarga.

“Maka lindungi jejak digital dari pencuri identitas dengan cara memperhatikan seorang pencuri mengumpulkan informasi tentang pengguna dan menggunakannya untuk meniru atau menipu pengguna internet atau orang lain.

Dia menjelaskan, beberapa kejahatan digital lainya yang kerap dilakukan terhadap informasi pribadi di antaranya membeli barang secara online memakai nomer kartu pengguna, mengajukan pinjaman, menipu dengan menghubungi kontak, dan mengambil alih akun media sosial.

“Terdapat RUU Perlindungan Data Pribadi yang berbunyi data pribadi adalah setiap data tentang seseorang baik yang teridentifikasi atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik atau nonelektronik,’ jelasnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.