Kiat Membangun Usaha di Era Digital

1560
Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Jawa Barat di Kabupaten Purwakarta pada hari Rabu, tanggal 28 September 2022. (Foto: info31/Pool/Dok. Humas Kominfo)

PURWAKARTA, info31.id – Era globalisasi merupakan perubahan global yang melanda seluruh dunia. Globalisasi media sosial menjadi salah satunya, yakni kebebasan mengakses informasi, mengutarakan pendapat dan saling bertukar informasi.

“Saat ini kita sudah memasuki jaman teknologi digital yang begitu pesat. Dan memasuki seluruh aspek kehidupan. Sudah seharusnya para pengusaha adaptif terhadap perkembangan. Baik dalam aspek sistem pengelolahan bisnis maupun aspek marketingnya,” papar Siti Sholikah, S.T-Conten Creator yang menyampaikan materi berjudul Kiat Membangun Usaha di Era Digital di kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Jawa Barat di Kabupaten Purwakarta pada hari Rabu, tanggal 28 September 2022.

Tema besar webinar di Kab. Purwakarta tersebut adalah Tantangan transformasi digital bagi kemajuan perekonomian disampaikan oleh para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembicara lainnya adalah Patrick Jonathans, Founder Kitchen Groove Catering Online yang menyampaikan materi berjudul “Hobi Jadi Cuan Lewat Media Digital”. “Internet adalah anugerah, tetapi manfaatnya akan kita rasakan kalau kita cakap menggunakannya “Salah satu tips mendapatcuan dengan media digiotal diantaranya Produk atau layanan yang sesuai dengan keahlian /hobby kita,” jelas Patrick.

Pemateri lainnya adalah Nono Suparno, Direktur Utama PT. Surabaya Mediatama (surabaya Ad) yang menyampaikan judul materi Pemanfaatan Tren Sosmed untuk Bisnis. Menurutnya alangkah menariknya, jika kita manfaatkan sosmed sebagai media komunikasi dalam berbisnis “Platform digital wajib dipelajari. Roda sosial ekonomi harus jalan terus dan kita wajib melek sosmed,” jelas Nono.

 

 

 

 

Situs layanan manajemen konten Hootsuite (We are Social) mencatat bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna dimana 170 juta penggunanya menggunakan media sosial. Ini dapat dikatakan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 61,8% dari total populasi Indonesia. Menurut survei literasi digital di Indonesia pada tahun 2021, indeks atau skor literasi digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori sedang.

Sebagai respon untuk menanggapi perkembangan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan Program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada 4 (empat) pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital dan Keamanan Digital. Melalui program ini 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Untuk merealisasikan dan mengedukasi masyarakat Indonesia agar semakin cakap dan beretika di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) siberkreasi juga membuat kampanye suara. Kampanye suara ini berkolaborasi dengan musisi bernama laleilmanino dan JKT48 untuk menghadirkan sebuah jinggle dengan tema literasi digital berjudul “Berani Bersuara” yang diluncurkan pada tanggal 27 Mei 2002 melalui YouTube siberkreasi.

Peluncuran jinggle “Berani Bersuara” juga diikuti dengan runtutan kampanye lainnya seperti JKT48 yang mengajak generasi muda Indonesia untuk bernyanyi bersamaan dengan personil JKT48 di Tiktok dan nyanyi bareng Ilmanino di Instagram. Upaya ini dilakukan untuk menyampaikan keterikatan dengan pesan yang disampaikan di dalam lirik lagu tersebut. Melalui kampanye lagu berani bersuara diharapkan masyarakat Indonesia semakin bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial sehingga menciptakan ruang berkreasi yang aman positif dan beretika.

Kementerian komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD Siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia makin cakap digital melalui kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat. Untuk mengikuti kegiatan yang ada, masyarakat dapat mengakses info.literasidigital.id atau media sosialisasi berkreasi seperti Instagram, Tiktok Twitter, YouTube dan Facebook.