Ketika Menparakraf Mencicipi Kuliner Khas Pantai Natsepa Maluku Tengah

52
Menparekraf Sandiaga Uno mencicipi rujak yang merupakan kuliner khas dari Pantai Natsepa dari salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kemenparekraf)

MALUKU TENGAH, info31.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pengembangan potensi kuliner khas Pantai Natsepa, Maluku Tengah, yaitu Rujak Natsepa.

Hal ini disampaikan Sandiaga saat bertemu dengan para pelaku ekonomi kreatif Ambon dan Maluku Tengah dalam acara “Ngopi Bareng Mas Menteri” di The Natsepa Hotel and Resort, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (29/10/2021).

Sandiaga menyampaikan rujak ini merupakan kuliner khas dari Pantai Natsepa yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Maluku. Rujak ini memiliki karakteristik saus yang cenderung manis dan gurih dilengkapi dengan taburan kacang tanah yang dicincang kasar.

Baca Juga: Buka Festival Musik Rakyat, Ini Harapan Sandiaga untuk Sektor Parekraf di Ambon

“Kami mendapat masukan dari beberapa pelaku ekonomi kreatif bahwa mereka ingin meningkatkan kebangkitan dan optimisme dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Selain itu, saya melihat ada suatu komitmen dan konsistensi terhadap kualitas yang bisa kita dorong agar pelaku ekonomi kreatif bisa meningkatkan usahanya melalui digitalisasi dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, salah satu langkah yang akan ditempuh Kemenparekraf untuk mendorong pengembangan potensi kuliner khas ini adalah melalui fasilitasi untuk masuk ke Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor penjualan rujak terbanyak.

“Jadi kami akan menandatangani kerja sama dengan MURI di mana nanti tiap-tiap destinasi terutama desa-desa wisata akan kita pacu untuk mem-branding dan mencatat suatu kegiatan yang bisa menyemangati dan mencatat prestasi. Jadi kita harapkan kerja sama itu bisa kita lakukan sehingga penjualan rujak terbanyak di dunia dan tercatat di MURI itu bisa segera terlaksana,” pungkasnya.