Kenali Jenis Aplikasi Tepat dan Menguntungkan di Ruang Digitial

6

PEMATANGSIANTAR, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Jum’at (10/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang “Kenali Jenis Aplikasi Tepat dan Menguntungkan di Ruang Digitial” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang salah satu aplikasi yang mampu memberikan keuntungan bagi penggunanya adalah dengan menggunakan aplikasi investasi. Pilihlah investasi yang aman dan waspada terhadap investasu bodong atau inflasi. Pilih investasi jangan panjang hindari menggunakan dana untuk kebutuhan sehari-hari dan juga dana darurat.

Lakukan riset yang mendalam sebelum berinvestasi dengan memerhatikan mekanismenya, untung ruginya, kesulitan dan hambatannya, keunggulan dan kekurangannya, dan lain sebagainya. Alokasikan investasi dalam beberapa instrumen bila terdapat instumen yang mengalami kerugian, kita bisa mengelola instrumen lainnya.

Pelajari tingkat risiko dari investasi yang dipilih jangan sampai karena terguir dengan berbagai keuntungan yang menarik, malah membuat anda terlena dan lupa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, menurut Joko Suryono sebagai CEO Papeja Group, Media Consultant.

Nugrahaning Esa Pratiwi, S.I.kom., M.I.kom mengatakan, kita juga harus memiliki kemampuan digital skill yaitu kemampuan dalam mengetahui, memahami, menggunakan, dan memanfaatkan sistem berbasis digital dalam kehidupan sehari-hari.
Ada hard skill dan juga soft skill, hard skill bisa berupa ms. Office, e-commerce, media sosial, dan blog atau website. Sedangkan soft skill antara lain, komunikasi, writing skill, digital marketing, dan advertising.

Digital skill sarat dimiliki masing-masing pribadi, bukan saja untuk diri sendiri namun juga untuk mencegah bermacam kriminalisasi, perselisihan dunia maya harus kita hindari. Punya kecakapan digital artinya bisa menjadi pengajar. Pengajar yang terus belajar, meski daring harus tetap punya akal pintar, terus berkreasi – berempati – peduli sebagai pembelajar.