Kemendag Gelar In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022  

83

JAKARTA, info31.id — Kementerian  Perdagangan menggelar  kegiatan In  Store  Promotion Ramadan   Fashion   Festival   2022 di Mal Gandara   City   pada   13–17  April   2022.

In Store Promotion Ramadan Fashion Festival merupakan jembatan dalam menyukseskan JMFW 2023,   sesuai   dengan Roadmap   Fashion   Muslim   Indonesia.

“Kami berharap merek-merek   yang berpartisipasi  di  In Store  Promotion  dengan  cakupan  lokal  ini ke  depannya  akan semakin  kuat sehingga mampu  naik  kelas  dan  mencetak  merek  yang  dapat dikenal  oleh  pasar  mancanegara,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dikutip dari laman kemendag.go.id, Sabtu,(16/4/ 2022).

Dia menjelaskan, JFMW 2022 memfokuskan padapenguatan merek (branding). Sedangkan JMFW 2023  fokusnya akan tetap  berkesinambungan  dan  menjadi  langkah  selanjutnya yaitu  penguatan jejaring kerja (networking) di industri fesyen internasional.

“In Store Promotion  Ramadan Fashion Festival diharapkan dapat meningkatkan  kesadaran publik atas  perkembangan  dari  industri  produk  halal  Indonesia.  Selain  itu,  dapat mengajak  konsumen untuk membeli produk fesyen muslim dalam negeri buatan usaha kecil dan menengah(UKM) yang memiliki desain dan kualitas bagus,” kata Oke.

Baca Juga: Tebar 22.000 liter Minyak Goreng, Kemendag Gelar Operasi Pasar di Kota Palembang

Oke  menuturkan,  kinerja  industri  halal  tanah  air  menunjukkan  perkembangan  yang  cukup  pesat dalam  dua  tahun  terakhir  dan  berkontribusi  secara  signifikan  terhadap  perekonomian  nasional.

Berdasarkan  data  State  of  the  Global  Islamic  Economy  Report  2020-2021, sektor  fesyen  muslim Indonesia menempati posisi ke-3 dunia setelah Arab Saudi dan Turki.

Nilai transaksi industri halal pada 2021, umat muslim dunia membelanjakan sekitardari USD2,02 triliun untuk kebutuhan bidang makanan, farmasi, kosmetik, fesyen, pariwisata, dan sektor-sektor syariah lainnya.Jumlah tersebut meningkat 3,2 persendibandingkan tahun 2018.

“Sebagai  negara  berpenduduk  muslim  terbanyak  di  dunia,  Indonesia merupakan  pasar  yang sangat prospektif. Kemendag bersama  mitra  strategis  bekerja  sama  dalam  mengembangkan  dan mempromosikan  industri  halal  dalam  negeri  agar  bisa  bersaing  dan  menjadi  pemenang tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” pungkasnya.