Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital

8
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. (Foto : Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo).

BIREUN, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Selasa (14/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T dan Presiden RI Jokowi, memberi sambutan dan mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session di akhir webinar.

Pada era digital ini, hampir semua masyarakat sudah melek digital. Banyak orang mulai dari usia muda sampai dewasa yang mempunyai akun media sosial apapun profesinya. Asri Rakhmawati, TM Scriptwriter menjelaskan ada beberapa plarform digital sebagai wadah berekspresi seperti media sosial, video streaming, youtube, podcast dan sebagaimya.

Kebebasan berekspresi mempunyai rambu yang jelas yang di atur oleh UU ITE. Jadi jangan sampai kebablasan bereskpresi karena jejak rekam digital akan susah di hapus. Asri konsen dengan maraknya konten pornografi yang mengatasnamakan kreatifitas dan ekspresi khususnya dalam literasi baca tulis, mari kita lawan dengan pronografi dengan menjadi produser karya (bisa bentuk musik, seni tari, karya tulis dan sebagainya).

Oleg Sanchabakhtiar Creative Director NOAH mengajak untuk berkawan, dan berkarya dengan menciptakan konten positif sebagai bentuk ekspresi di dunia digital, dimana nilai positif yang dimaksd adalah yang memiliki energi yang baik bagi diri sendiri dan orang lain.

Dr. Siti Nabila, S.Sos.I, M.Pd Praktisi Pendidikan melihat dari sisi lain yaitu tentang keamanan dgital bagi anak di dunia maya. Banyak bentuk kejahatan anak di dunia maya, antara lain bullying, perdagangan anak, pornografi, pelecehan dan sebagainya.

Untuk menyikapinya antara lain peran orang tua untuk mengawasi dan menjaga anak dari kecanduan internet, menjadi produktif dan kreatif, peran guru untuk mengarahkan ke arah yang positif dan sinergi dari masyarakat serta pemerintah untuk melindungi anak dari kejahatan di dunia maya.

Drh. Murdani Ketua Karang Taruna Bierun mengajak kita dan para netizen untuk mendukung produk lokal melalui e marketing. Hal ini adalah salah satu cara untuk menjadikan masyarakat melakukan hal positif di dunia digital. Toko online di banding online selain hemat biaya, tenaga dan waktu, pasar yang luas, juga akan meningkatkan ekonomi daerah.

Maka jangan ditunda lagi untuk menjalankan usaha dengan menerapkan e marketing. Nell Carey sebagai vocalis dan influencer memberikan sharing session di akhir webinar dengan menceritakan pengalamannya sebagai vokalis sebagai salah satu cara untuk mengeluarkan ekspresi diri melalui platform digital seperti di Youtube dan akun media sosialnya.