Kawasan Gunung Kemukus Bakal Jadi Ikon Baru Wisata Religi dan Keluarga di Sragen

75
Penataan kawasan Gunung Kemukus menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di Kota Solo dan sekitarnya seperti Museum Purbakala Sangiran sekaligus terintegrasi dengan pengembangan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur. (foto:urbancity.id/pool/dok.pupr).

SRAGEN,info31.id – Penataan kawasan wisata Gunung Kemukus di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah resmi dimulai. Konsep penataan mengedepankan penataan dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal.

Penataan bertujuan untuk mengembalikan fungsi sesungguhnya kawasan Gunung Kemukus sebagai destinasi wisata religi dan wisata keluarga di Sragen dan sekitarnya.

Di kawasan Gunung Kemukus terdapat makam Pangeran Samudro yang dikenal sebagai penyiar agama Islam di  kaki Gunung Lawu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan ketersediaan infrastruktur yang memadai akan mengubah wajah kawasan Gunung Kemukus, sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata  Menteri Basuki saat mendampingi Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan penataan kawasan wisata Gunung Kemukus, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: Kementerian PUPR Siapkan Posko Mudik Sapta Taruna di Jalur Alternatif Pansela

Penataan kawasan Gunung Kemukus dilaksanakan selama 390 hari kalender sejak tanggal kontrak September 2020 dan telah selesai pada Desember 2021.

Anggaran penataan kawasan bersumber dari APBN Kementerian PUPR sebesar Rp48,4 miliar yang dilaksanakan secara Multi Years Contract (MYC) 2020-2021.

Sementara Kontraktor Pelaksana adalah PT Aset Prima Tama dan PT Inti Mulya Multikencana sebagai Manajemen Konstruksi di bawah tanggungjawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Ruang lingkup penataan kawasan Gunung Kemukus yang ditangani Kementerian PUPR seluas 4 hektare meliputi pembangunan Gerbang Barong, penataan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) Sumberlawang dan dermaga.

Selain itu juga meliputi pekerjaan visitor center/plaza penerima tamu, penataan ruang terbuka hijau publik Sendang Ontrowulan, penataan situs Makam Pangeran Samudro, penataan jalan lingkungan, penataan waterfont park/kawasan tepian air (promenade), pekerjaan fasilitas klinik dan Balai Budaya.

Konsep penataan kawasan adalah dengan tetap melindungi elemen-elemen bangunan yang memiliki nilai sejarah secara komprehensif yang disesuaikan dengan  keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal.

Penataan kawasan Gunung Kemukus menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di Kota Solo dan sekitarnya seperti Museum Purbakala Sangiran sekaligus terintegrasi dengan pengembangan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur. Secara geografis, objek wisata Gunung Kemukus terletak  29 kilometer dari Kota Solo dan 34 kilometer dari Sragen kota.