Kasus Cyberbullying di Indonesia Terbesar Sejagat Raya

8

PADANG PARIAMAN, Info31.id – Melindungi diri saat berselancar di dunia digital sudah menjadi satu keharusan. Sebab, cyberbullying, dan banned (ditolak melakukan kegiatan digital) senantiasa mengintai aktivitas pengguna internet. Tidak heran bila Indonesia menjadi negara dengan kasus cyberbullying terbesar nomor 1 di dunia.

“Pelaku diketahui, cyberbullying biasa dilakukan dengan mengancam, melecehkan, dan mempermalukan orang lain melalui media sosial seperti whatshap, facebook, instagram, dan telegram,” kata Joddy Caprinata, Founder and COO Bicara Project, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Lindungi Diri di Dunia Digital”, Senin (20/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memberi sambutan serta mendukungan Literasi Digital Kominfo 2021.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengguna internet harus melindungi diri seperti jangan tanggap hal yang merugikan diri, simpan bukti cyberbullying, blok akun yang merugikan, dan jangan niat untuk membalas.

Ditambah dengan tips bijak di media sosial di antaranya lakukan saring sebelum sharing, lindungi informasi pribadi, lestarikan etika dalam bermedsos, lengkapi system ganda keamanan.

“Orang melakukan cyberbullying mungkin memiliki rasa balas dendam, ingin diakui, kurang perhatian dan iri. Bantu orang-orang di sekitar kita jika ada yang terkena cyberbullying, karena sangat merugikan,” saran Joddy Caprinata.