JP Apartment Tanggung Biaya Indekos Mahasiswa

Bogor – Strategi Greenwood Group memasarkan JP Apartment di kawasan Dramaga, Bogor, Jawa Barat terbilang inovatif. Pengembang ini suka rela menanggung biaya indekost setiap pembeli Rp1,5 juta per bulan, sejak akad kredit hingga pembangunan unit apartemen selesai.

Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group Okie Imanto mengatakan, saat ini tidak sedikit masyarakat mengaku kesulitan untuk mengangsur Kredit Pemilikan Rumah atau Apartemen (KPR/KPA) sekaligus membayar biaya indekost putra-putrinya yang sedang kuliah di perguruan tinggi.

“Melalui program ‘Beli Unit JP Apartment, Gratis Indekos’ ini kami ingin membeli solusi atas problem tersebut. Kami akan melunasi kebutuhan dana indekost setiap pembeli sebesar Rp1,5 juta per-bulan, seiring dengan pembayaran angsuran KPR/KPA yang dilakukan,” katanya, di kantor pemasaran JP Apartment, Dramaga, Bogor, belum lama ini.

Program tersebut, lanjut Okie Ismanto, berlaku bagi semua tipe unit apartemen yang ditawarkan. Misalnya, setiap mengangsur KPR/KPA sebesar Rp3,5 juta untuk tipe studio seluas 23.26 m2 seharga Rp230 juta, maka pihak developer akan memberikan biaya indekost Rp1,5 juta kepada pembeli. “Jadi, dari setiap angsuran kami hanya menerima Rp2 juta,” imbuhnya.

Konsep tersebut menambah optimisme para property agent yang turut pemasaran JP Apartment. Mereka adalah Century 21, ERA, Harcourts, LJ Hooker, Promex, dan Remax. Keenam agent itu berkeyakinan, dengan jaringan kantor-kantor yang dimiliki akan mampu menjual seluruh unit JP Apartment dalam waktu singkat. Apalagi ditambah berbagai keunggulan yang dimiliki, masyarakat dipastikan semakin terpikat membelinya untuk dihuni maupun investasi.

Menurut Director ERA Indonesia Aan Andriani, potensi pasar JP Apartment terbuka lebar karena memiliki lokasi strategis. Hal ini sesuai dengan kecenderungan sebagian besar masyarakat, dimana faktor lokasi masih menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan propertinya.

“JP Apartment berada di lokasi strategis, tepat di depan kompleks perumahan IPB (Institute Pertanian Bogor) yang dihuni oleh para dosen, dekan, rektor. Di sini, merupakan lingkungan hunian yang established dengan mayoritas warganya adalah kaum akademisi,” katanya.

Selain itu, lokasi JP Apartment hanya berjarak 4 kilo meter dari Kampus IPB, Dramaga, Bogor. Memiliki akses transportasi umum 24 jam, hanya berjarak 100 meter ke Terminal Bus Laladon – sedang dikembangkan menjadi terminal utama di wilayah Bogor Barat – serta 3 KM menuju akses Bogor Outer Ring Road (BORR).

Associate Executive Director Century 21 Indonesia Daniel Handojo menambahkan, JP Apartment juga memiliki keunggulan konsep pembangunan yang lebih fokus pada kebutuhan belajar yang nyaman bagi mahasiswa dan akademisi di sekitar kampus. Untuk itu berbagai fasilitas penunjang akan disediakan pihak pengembang, mulai akses internet yang cepat dan reliable, sarana belajar modern berkonsep co-working space, hingga multimedia library.

Fasilitas lain, disediakan sarana interaksi komunitas mahasiswa seperti fitness centre, swimming pool dan lapangan olahraga outdoor, fasilitas supermarket, cafe dan restoran. Bahkan, ada fasilitas pendukung kemudahan dan kenyamanan penghuni, antara lain laundry, apotek dan klinik kesehatan, keamanan CCTV 24 jam, dan parkir basement yang cukup luas.

Sementara itu, Founder PROJEK dan PROVIZ Andy K Natanael menyebut end user JP Apartment difokuskan pada mahasiswa. Sedangkan pembeli unitnya bisa masyarakat umum maupun investor yang ingin mempunyai passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus propertinya. Dengan rentang harga Rp200 – Rp400 jutaan merupakan price point yang relatif terjangkau bagi investor bahkan kaum muda yang sedang belajar untuk investasi.

“Keyakinan kami bersumber dari test pasar yang sudah kami lakukan dari akhir tahun 2017 secara langsung kepada potential buyer di JP Apartment ini, yang mana 80% peminat ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di wilayah Bogor. Hingga saat ini walau belum launching sudah 40% dari Tower Green (Tower I) laris diminati konsumen yang mayoritas adalah investor dari kota Bogor dan sekitarnya,” kata Andy K Natanael.

JP Apartment Tower I telah mulai dibangun (ground breaking) pada 9 Mei 2018 lalu dan direncanakan akan mulai diserahterimakan bertahap 24 bulan setelah ground breaking, Tower 2 dan Tower 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir tahun 2021, sementara keseluruhan proyek akan selesai seluruhnya pada tahun 2021. Saat ini pembangunan JP Apartment telah memasuki tahapan persiapan pondasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here