Jaga Jejak Digital Dengan Bijak Beretika di Internet

9

Marangin,info31.id – Deky R. Suwarna sebagai Research dan Development GK Invest mengatakan,  Digital footprint atau jejak digital merupakan sebuah jejak informasi yang ditinggalkan seseorang setelah beraktivitas di dunia maya tidak dapat dihapus atau dihilangkan. Jika digital footprint tidak dikelola dengan baik bisa berbahaya.

“Jika tidak di jaga,  bisa menimbulkan, phising, reputasi, dan digital exposure,” ujarnya dalam webniar Bijak Beretika di Internet yang digelar Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika di Marangin, Jambi, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dalam bermedia sosial seseorang punya tujuan tersendiri, baik yang positif maupun negatif. Karenanya masyarakat diminta bijak dalam bermedsos.

“Berbagai alasan mengapa seseorang melalukan aktifitas di sosial media antara lain, mencari hiburan, berbagi aktifitas, personal branding, melakukan penipuan tindakan propaganda, sosialisasi dan networking, dan menyebarkan berita hoax dengan berujar kebencian,” jelasnya.

Dia juga memberikan tips dalam bijak berinternet diantaranya dengan mengatur jejak digital agar terkelola dengan baik dengan menentukan kelas, memposting sesuatu yang bermanfaat, hindari penyebaran data pribadi, buatlah strong password, dan gunakan layanan data pelindung,

Eriko Utama, Konsultan dan Narasumber SIG mengatakan, fitur proteksi digital berguna untuk mengurangi risiko kerusakan pada system dan mencegah perluasan kerusakan pada perangkat elektronik. Fitur proteksi meliputi proteksi perangkat keras dan perangkat lunak.

“Cara proteksi pada hape antara lain, pastikan hape memiliki kunci keamanan (password, sandi pola, atau face id) pastikan menginstall aplikasi dari sumber terpercaya google play, mistore, samsung, app store, lihat reputasi aplikasi (star dan komen pengguna lain), dan unistall aplikasi lama atau yang sudah tidak digunakan,” katanya.

Dalam sesi sharing Alifia Marsella, seorang Influencer mengatakan sebagai pengguna harus pintar-pintar menggunakan sosial media dan menjadikan ruang medsos sebaga berisikan hal yang lebih positif.

“Unggahlah konten-konten yang sekiranya bermanfaat untuk orang lain. Tidak hanya itu, kita juga harus paham tentang etika berinternet yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan diri kita sendiri,’ jelasnya.

Kegitaan webniar ini merupakan rangkaian dari Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.