Ini Kiat Melawan Hoax Dunia Digital

14
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. (Foto: Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo).

WAY KANAN, Info31.id – Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Keynote Speaker oleh Gubernur Lampung yaitu, Ir. H. Arinal Djunaidi dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

KIAT KIAT MELAWAN HOAX menjadi tema besar dengan para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session di akhir webinar.

Hoax merupakan salah satu bentuk penyebaran berita yang tidak benar. Dr Ana Mariani, M.Si Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang membahas tentang cara menghindari para hackers.

Hacking adalah tindakan yang bisa positif atau ethical hacking yaitu untuk mencari kelemahan dalam sistem komputer dengan tujuan pengujian, sedangkan hacking dalam konotasi negatif adalah menemukan akses tidak sah di dalam sistem komputer untuk mencuri informasi.

Baca Juga : Jangan Asal Download, Kenali Jenis Aplikasi Yang Tepat dan Menguntungkan

Hackers (peretas) adalah pelakunya yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya memodifikasi bahkan mengekspoitasi hardware dan software untuk kepentingan tertentu. Kejadian yang baru baru ini sedang hangat adalah kebocoran data vaksin Presiden Jokowi, dimana ini adalah peran para hacker.

Hindari dari hackers dengan membuat password yang kuat, jangan sembarang mengumbar data pribadi, dan pasang fitur keamanan. Dwi Nurmawaty, SH Kepala BNNK Way Kanan menambahkan selain hacking, yang perlu diwaspadai adalah pornografi, khususnya bagi perkembangan otak anak.

Dampak yang akan terjadi antara lain kerusakan otak, penurunan kinerja, perilaku menyimpang, terjerat bisnis pronografi dan kecanduan. Peran orang tua sangatlah penting yaitu selalu mendampingi ketika anak berinternet, memberikan edukasi dan pesan moral serta membatasi waktu dalam berinternet. Guru harus dapat mengarahkan anak didik nya agar dapat berkarya positif.

Winarsih, M.Pd Pengajar dan Social Activation menambahkan dengan menjelaskan tentang jenis mesin pencarian dan tips memilah informasi. Ada banyak mesin pencarian diantaranya Google, Yahoo, Ask, Bing, Duckduckgo dan lain lain.

Kita harus hati hati untuk selalu cek dan ricek informasi yang kita dapat, pastikan informasi dari sumber yang terpercaya dan mempunyai rekam jejak yang bagus, pilah informasi hoax dan bandingkan dari sumber lainnya.

Jangan sampai menggunakan search engine misalnya untuk hal hal negatif seperti ke situs pornografi, ke deepweb yang memberikan informasi menakutkan dan mempengaruhi piskologis. Veri Triyono, S.HI.,M.H Dosen STAI Al Ma’arif Way Kanan mengajak kita untuk merubah mindset kita dari konsumtif menjadi produktif.

Jadikan media sosial sebagai media untuk mendapatkan keuntungan dari skill dan passion yang kita miliki, baik keahlian kita dalam kuliner, konten kreator, influencer maupun lainnya.

Webinar di tutup oleh Uzie Anggana seorang influencer dengan mengajak kita menjadikan internet sehat yang salah satunya menghindari,  melaporkan dan mengedukasi manyarakat tentang hoax.