Ini 4 Proyek Bendungan yang Dirampungkan WIKA di 2021

67
Empat proyek bendungan strategis berhasil diselesaikan PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] pada tahun 2021. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kementerian PUPR)

JAKARTA, info31.id – Empat proyek bendungan strategis berhasil diselesaikan PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] pada tahun 2021. Keempat bendungan tersebut, yakni Bendungan Kuningan, Bendungan Bendo, Bendungan Paselloreng, dan Bendungan Tugu.

Untuk proyek Bendungan Tugu di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, diharapkan dapat mendorong aktivitas dan produktivitas pertanian masyarakat Kabupaten Trenggalek dan sekitarnya, melalui peningkatan frekuensi tanam dan panen yang berdampak pada bertambahnya pendapatan para petani.

“Bendungan Tugu telah siap untuk dimanfaatkan dalam rangka ketahanan pangan kita,” terang Presiden Joko Widodo, belum lama ini.

Pada proyek tersebut, WIKA mendapat kepercayaan mengerjakan Tahap I Bendungan Tugu dengan lingkup pekerjaan bangunan pengelak, galian dan timbunan bendungan utama (main dam) dan bendungan pengelak (cofferdam) dan Tahap II bersama PT APTA (KSO) dengan lingkup pekerjaan timbunan bendungan utama (main dam), instrumentasi, hidromekanikal dan bangunan fasilitas dengan total nilai proyek keseluruhan mencapai Rp1,4 triliun.

Baca Juga: Bendungan Tugu Hari Ini Diresmikan Presiden Jokowi, Jadi Ikon Baru Pariwisata Trenggalek

Latar belakang Pembangunan Bendungan Tugu didasarkan atas kebutuhan prasarana sumber air, seperti reservoir atau fasilitas bendungan yang masih terbatas di Kabupaten Trenggalek.

“WIKA mendukung Kementerian PUPR, guna menjawab kebutuhan penyediaan air irigasi dan air baku untuk rumah tangga masyarakat dan industri serta sebagai pengendali banjir di Kabupaten Trenggalek. InshaAlloh, bendungan dapat menjadi landmark di Kabupaten Trenggalek,” ujar Direktur Utama Perseroan, Agung Budi Waskito.

Bendungan Tugu merupakan bendungan multifungsi dengan tinggi 81 meter dan luas genangan 41,7 hektare. Keberadaannya dapat memberikan manfaat irigasi seluas 1.250 hektare dan penyediaan air baku sebesar 12 liter per detik bagi 17.280 jiwa di Kabupaten Trenggalek.

Bendungan dengan tipe urugan inti tegak ini juga memiliki potensi sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro berkapasitas 0,4 MW, mereduksi banjir sebesar 25% dari luas genangan terdampak, hingga tujuan pariwisata.

Pengisian Awal (Impounding) Bendungan Randugunting, Blora

Rekam jejak Perseroan pada pekerjaan bendungan, semakin lengkap dengan telah dilaksanakannya pengisian awal Bendungan Randugunting, pada Senin 29 November 2021.

Pelaksanaan pengisian awal bendungan ini sekaligus juga menandai pengerjaan tahap akhir konstruksi dengan progres mencapai 90,85% (lebih cepat 10,41 % dari rencana) dan ditargetkan dapat selesai pada akhir Januari 2022 mendatang.

Kepala BBWS Pemali Juana, Adek Rizaldi menjelaskan, setelah rampung nanti, Bendungan Randugunting akan berperan dalam intensifikasi Daerah Irigasi Kedungsapen Kabupaten Rembang seluas 630 hektare, retensi banjir seluas 2.284,6 hektare, termasuk diproyeksikan dapat menyediakan air baku sebesar 200 liter/detik untuk tiga Kabupaten dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Blora.